Destinasi Wisata JunkYard Tawarkan Spot Foto Unik Mobil Klasik

Dilihat 3099 kali

BERITAMAGELANG.ID - Kawasan Borobudur Magelang Jawa Tengah kini memiliki destinasi wisata baru yang sangat unik dan menarik. JunkYard Autopark and Cafe, menawarkan spot foto instagramable dengan latar belakang mobil-mobil antik. Destinasi wisata baru ini terletak di Desa Wanurejo, lebih tepatnya di sebelah Balkondes Wanurejo, di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.


Setelah dibuka pada tanggal 30 Maret lalu, destinasi wisata JunkYard langsung diserbu tidak hanya oleh kawula muda, juga segala kalangan usia. Destinasi wisata tersebut menyediakan berbagai spot foto selfie berupa 15 unit mobil antik yang tertata pada lahan seluas 2.000 meter persegi menghadap kawasan Bukit Menoreh.


Pengelola Wisata JunkYurd, Galang Rezkidianto, mengatakan konsep destinasi wisata JunkYurd sendiri pada mulanya berawal dari hobi seorang kolektor mobil-mobil antik asal Yogyakarta. Mobil-mobil tersebut kemudian dipoles ulang dan ditata sedemikian rupa untuk menarik minat pengunjung JunkYard.


"Kita manfaatkan mobil-mobil tua yang sudah lama tidak terpakai, kemudian kita tata sedemikian rupa agar lebih menarik untuk dijadikan area spot selfie," terang Galang, saat ditemui BeritaMagelang.id.


Galang menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan per hari bisa mencapai 100-130 orang di hari biasa. Sedangkan pada saat weekend, jumlah pengunjung bisa mencapai dua kali lipat, terutama pengunjung anak-anak dan muda-mudi. Untuk masuk ke area wisata ini, tidak perlu rogeh kocek cukup dalam ya.


"Karena pada saat ini masih dalam masa promo, harga tiket masuknya kita kenakan Rp 15.000 per orang. Mungkin ke depan kita akan kenakan Rp 20.000 per orangnya," lanjut Galang.


Beberapa jenis mobil klasik berhasil menarik perhatian. Tidak hanya karena bentuknya yang unik dan nyentrik, ternyata usia mobil-mobil tersebut jauh lebih tua dari usia para pengunjungnya yang notabene para remaja.


"Mobil-mobil tua yang dipajang di tempat ini antara lain, VW, Mini Coper, Chevrolet, Fiat, juga ada Bajaj dan Vespa. Kebanyakan mobil-mobil klasik. Yang paling tua sendiri ada yang tahun 1951," ungkap Galang.


Galang menerangkan, berdirinya JunkYard tersebut bertujuan untuk membuka destinasi wisata baru di wilayah Kecamatan Borobudur. Di samping itu juga untuk meningkatkan taraf ekonomi warga Desa Wanurejo sendiri.


"Tujuan kami adalah untuk membuka destinasi wisata baru di wilayah Borobudur. Selain itu, kami juga ingin melibatkan masyarakat sekitar, khususnya di Desa Wanurejo untuk mengelola destinasi wisata baru ini," lanjutnya.


Setelah lelah berfoto, pengunjung bisa melanjutkan dengan makan atau minum di kafe yang sudah disediakan. Beragam menu kekinian tersedia di sana dengan harga yang cukup terjangkau.


"Ada minuman sparkling (soda), kentang goreng, roti bakar dan menu unik lainnya," pungkas Galang.


Destinasi wisata JunkYard berdiri di atas tanah bengkok milik Kepala Desa. Destinasi ini dikelola dengan sistem bagi hasil antara pengelola dan sebagian masuk kas desa.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar