Lukisan Mural, Sisi Lain Potensi Kampung Ikan Ngrajeg

Dilihat 420 kali
Salah satu sudut mural di Ngrajeg Tiga, Desa Ngrajeg Mungkid Kabupaten Magelang
BERITAMAGELANG.ID - Tersohor dengan potensi ikan air tawarnya, Dusun Ngrajeg Tiga Desa Ngrajeg Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang bertransformasi dengan lukisan muralnya.

Antara budidaya ikan dengan lukisan mural itu saling berkaitan. Karena kolam ikan di desa yang berjarak 25 km dari Gunung Merapi itu dibatasi dinding atau tembok-tembok panjang pemukiman warga.

"Tembok yang dilukis panjangnya mencapai 150 meter lebih," kata salah satu tokoh pemuda Dusun Ngrajeg Tiga, Yusuf Wardani, Selasa (13/10/2020).

Lukisan-lukisan mural itu, menurut Yusuf sengaja dibuat oleh warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan Ngrajeg untuk mempercantik wajah desa. 

Diungkapkan Yusuf, anggota komunitas itu adalah warga yang peduli dengan pelestarian sumber air Tuk Udal Ngrajeg yang selama ini memang belum terawat. Semula, lanjutnya musuh utama gerakan warga yang dimulai awal pandemi Covid-19 ini adalah sampah plastik yang terbawa arus sungai irigasi. Sampah plastik itu selain mengganggu pemandangan juga mencemari kolam-kolam ikan warga.

Dari kondisi itu, warga yang peduli mulai bergerak. Mereka turun melakukan aksi bersih lingkungan dari sampah. Kemudian sebagai wujud semangat kebersamaan warga mengecat setiap tembok dengan aneka warna.

Kini, tembok warna-warni tersebut penuh lukisan mural yang dibuat para seniman. Kampung ikan Ngrajeg pun kini terlihat ceria dengan lukisan bertemakan ikan dan aktivitas tradisi warga Ngrajeg.

"Lukisan itu sumbangsih dari para seniman lukis. Karena indah kini banyak dikunjungi warga dari luar," papar Yusuf. 

Selain keberadaan lukisan mural indah itu, tidak kalah mempesona adalah saat senja di antara saluran irigasi dengan air jernih itu. Koloni ikan di saluran irigasi itu berenang bebas seakan menyambut siapapun yang memberi makan dan melihatnya. Irigasi itu kini penuh dengan ikan berwarna-warni yang juga menjadi bagian budidaya ikan air tawar warga Ngrajeg. 

Salah satu pemuda Ngrajeg yang ditemui, Sulistyo, mengungkapkan saat ini terdapat enam dusun yang terlibat dalam pengembangan potensi saluran air Tuk Udal Ngrajeg. 

Potensi budidaya ikan air tawar di Ngrajeg memang sudah turun temurun. Di setiap lingkungan rumah warga membudidayakan ikan jenis lele, nila, gurame hingga ikan hias bernilai tinggi seperti koi dan lainnya.

Adalah para pemuda yang memanfaatkan aliran sumber air irigasi untuk budidaya aneka jenis ikan. Cukup membayar Rp2.500,00 pengunjung dapat melihat dan memberi makan ikan yang ada di petak karamba irigasi ini. 

"Dari kegiatan pola ternak karamba saat ini lingkungan air jadi bersih memiliki nilai manfaat," ujar Sulistyo. 

Berbagai kreasi warga Ngrajeg itu merupakan aksi kampanye peduli lingkungan yang diharapkan menjadi salah satu potensi wisata di Magelang.

"Ke depan kita berharap Desa Ngrajeg menjadi mina wisata yang menawarkan edukasi budidaya ikan dan kulinernya," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar