Kurikulum Pelajaran SMK Disesuaikan Dengan Kebutuhan Industri

Dilihat 133 kali

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah yang ada di Kabupaten dan Kota Magelang melakukan kerjasama dengan Bina Talenta Group.

Hal ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keunggulan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

"Beberapa waktu yang lalu bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Bandongan telah dilaksanakan penandatanganan memorandum of understanding(Mou) antara Bina Talenta Group dengan SMK Muhammadiyah," demikian disampaikan Kepala SMK Muhammadiyah 2 Salam, Sularta dalam keterangan rilis, Selasa (27/10/2020).

Tujuan kerjasama adalah sinkronisasi kurikulum di SMK Muhammadiyah dengan kebutuhan perusahaan atau industri. Untuk mewujudkan tujuan tersebut ke depan akan dibangun kelas industri pada setiap SMK. Selain itu praktek kegiatan magang industri baik siswa maupun guru juga akan ditingkatkan intensitasnya.

"Pihak Bina Talenta siap membantu sinkronisasi antara SMK dengan Industri, agar siswa SMK bisa siap kerja dengan penyiapan kurikulum, magang industri dan penyaluran lulusan ke dunia kerja, posisi Industri dan sekolah sejajar karena saling membutuhkan," katanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VIII Jawa Tengah Nikmah Nurbaity mengatakan pendidikan di SMK memiliki peluang sangat besar untuk mengembangkan kualitas pembelajaran melalui program teaching factory yakni model pembelajaran dengan fokus pada sinergi antara sekolah dengan industri dengan harapan akan menghasilkan SDM yang kompeten sesuai dengan dengan kebutuhan.

"Lakukan program kerja sama ini sesuai target yang sudah dicanangkan, pembekalan terkait karakter juga perlu terus diberikan seperti pelayanan dengan ramah, senyum cerah dan menyenangkan. 

Kemampuan dan keahlian yang menjadi target setiap pembelajaran yang ada di masing-masing SMK perlu terus ditingkatkan, tingkatkan kolaborasi, harapannya di masa mendatang akan muncul angkatan kerja yang handal di tahun 2045," katanya.

15 SMK tersebut adalah SMK Muhammadiyah Bandongan, SMK Muhammadiyah Secang, SMK Muhammadiyah Mungkid, SMK Muhammadiyah Salaman dan SMK Muhammadiyah Sawangan. Kemudian SMK Muhammadiyah Dukun, SMK Muhammadiyah 1 Mertoyudan, SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, SMK Muhammadiyah 1 Muntilan dan SMK Muhammadiyah 2 Muntilan. Selanjutnya SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, SMK Muhammadiyah 1 Salam, SMK Muhammadiyah 2 Salam dan SMK Muhammadiyah Kota Magelang.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar