Kunjungi Magelang, Menteri Kelautan dan Perikanan Janjikan Alat Modern Pembuat Pakan

Dilihat 649 kali
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo saat meninjau bibit ikan nila di Balai Benih Ikan Loka Ngrajek, Mungkid.

BERITAMAGELANG.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo mengunjungi Balai Benih Ikan di Loka Ngrajek, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dalam kunjungannya, ia telah mencatat beberapa permasalahan terkait harga pakan yang cukup mahal.


Ada beberapa masukan yang ia catat, terutama tentang permasalahan pakan yang mahal. 


“Sementara untuk indukan sudah cukup bagus, tempatnya pun hampir 5,3 hektar dan saya pikir ini modal untuk Jawa Tengah di sektor perikanan darat," ujar Edhy Prabowo usai meninjau kondisi bibit dan lahan perikanan di Balai Benih Ikan Loka Ngrajek, Jumat (6/12/2019).


Dalam hal ini, Edhy berjanji membantu permasalahan dengan mesin pembuat pakan ikan modern. Di samping itu, pihaknya juga akan membantu setiap kelompok pembudi daya pakan ikan mandiri.


"Ini langkah pertama untuk mengatasi harga pakan," katanya.


Lanjut Edhy, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan para pengusaha pembuat pakan terkait harga yang melambung.


"Saya akan berkomunikasi kenapa harga pakan kok mahal. Saya yakin mereka paham penyebabnya. Entah masalahnya ada di distribusi atau ada di perantara," tutur Edi.


Menurutnya, kebutuhan ikan air tawar apalagi Nila, sangat besar di dunia, sementara para pembudi daya ikan juga semakin enggan membudidayakannya karena terbentur dengan harga pakan yang kian meroket.


Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang, Sri Hartini menyebutkan, luas lahan yang dimiliki Kabupaten Magelang untuk menampung hasil panen ikan seluas kurang lebih 248 hektar. Sementara Mina Padi mencapai lebih dari 2.000 hektar.


Kendati demikian, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Magelang masih relatif rendah, yakni 9,05 persen atau 19,05 Kg/per kapita/ tahun. Sementara di tingkat Jawa Tengah mencapai 31 persen. Menurutnya, permasalahan ini juga dipengaruhi oleh kondisi geografis Kabupaten Magelang yang lebih didominasi pegunungan dan perbukitan. 


"Rata-rata mendapatkan ikan di gunung agak sulit. Masyarakat lebih memilih mengkonsumsi daging ayam yang lebih mudah dicari," terang, Sri Hartini.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar