Kualitas Vaksinator Covid-19 Terus Ditingkatkan

Dilihat 552 kali
.

BERITAMAGELANG.ID - Guna meningkatkan kualitas pelayanan vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang terus memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas terhadap para vaksinator terutama dalam penyuntikan secara aman atau safety injection. Pembekalan ini dilaksanakan di Hotel Trio Magelang, Sabtu (20/2/2021).


Pemateri yang dihadirkan meliputi, Master of Trainer, Rita Sari Dewi, dr Zainab, dan Dwi Susetyo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.


“Sampai hari ini, sudah ada 150 vaksinator yang mendapatkan pembekalan itu. Mereka berasal dari semua unsur fasilitas kesehatan pelaksana vaksinasi baik dari Puskesmas, Rumah Sakit maupun klinik," kata Dwi Susetyo, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, di sela pelatihan.


Dalam kesempatan itu, peserta dibekali diantaranya tentang tata laksana Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI). Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan menyiapkan prosedur tindakan standar.


Materi lain yang disampaikan juga tentang Revisi Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.


Disampaikan Dwi, peserta pelatihan lebih banyak dialokasikan dari institusi TNI/POLRI yaitu dari petugas kesehatan Polres, Klinik Yon Armed 3, dan Klinik Panca Arga. Diharapkan peserta tersebut juga menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan vaksinasi berbasis institusi.


"Tujuan lain diberikan peningkatan kapasitas petugas ini, adalah juga menyiapkan dan memperbanyak jumlah vaksinator yang berkualitas yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pencapaian cakupan dan memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat," lanjutnya.


Disampaikan juga, saat ini sudah ada 278 petugas kesehatan di Kabupaten Magelang telah mendapatkan Pelatihan Vaksinator Covid-19 oleh Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) Semarang Kemenkes RI.


"Kegiatan ini akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan personil untuk mencukupi strategi pelayanan vaksinasi berbasis fasilitas kesehatan, institusi, massal maupun mobile," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar