KONI Fokus Pada Pengembangan Prestasi Atlet

Dilihat 2536 kali
Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Purnawirawan Subroto
BERITAMAGELANG.ID - Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Purnawirawan Subroto menegaskan organisasi olahraga tersebut bukan sebagai lahan mencari uang, melainkan untuk memikirkan para pelatih dan atlet meraih prestasi.

"Organisasi KONI tidak ada lahan untuk cari duit, tetapi untuk memikirkan pelatih dan atlet dalam mencetak prestasi, serta mengibarkan bendera kemenangan Kabupaten Magelang di setiap cabor (cabang olahraga)," tegas Subroto saat Musyawarah Olahraga (MUSORKAB) KONI Kabupaten Magelang, di Pendopo Soepardi, Kota Mungkid (24/10).

Subroto menuturkan, KONI harus bersinergi dan loyal kepada pimpinan daerah karena sampai saat ini lembaga komite itu belum bisa melaksanakan sesuai amanah AD ART yaitu ‘mandiri', tetapi masih harus dibantu oleh APBD.

"Berbicara masalah APBD tentunya di dalamnya adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebuah torehan prestasi," tuturnya.

Menurutnya, KONI Kabupaten Magelang sudah membuktikan kebijakan Gubernur Jawa Tengah berkaitan dengan Good Sports Governance. Dengan indikator yang pertama mampu mengkoordinasikan organisasi pelaku olahraga harus tertib dalam administrasi dan tata kelola baik dalam pelaksanaan program maupun pelaksanaan administrasi keuangan.

"Mudah-mudahan nanti tidak ada temuan-temuan yang bisa mencederai organisasi yang namanya KONI ini. Sehingga Kabupaten Magelang juga bisa ikut dalam WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dalam laporan keuangan," harapnya.

Selain itu, Subroto juga sangat mengapresiasi kepedulian pemerintah daerah dalam hal ini, Bupati Magelang, Zaenal Arifin yang terus mendukung KONI dalam meraih prestasi atletnya.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan KONI Kabupaten Magelang pada Porprov Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 2018 lalu di Surakarta. Yakni berhasil mendulang 12 emas, 5 perak, dan 19 perunggu.

"Ini sungguh loncatan prestasi dari yang dulunya hanya mendapat 1 emas, terakhir bisa mendapatkan 12 emas dan mendapat peringkat ke 18 dari 35 prestasi. Mudah-mudahan pada Porprov berikutnya bisa masuk dalam 10 besar," pungkas Subroto.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar

@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang