BERITAMAGELANG.ID - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah bersama Keluarga Alumni Perikanan Universitas Diponegoro (Kerapu) berkomitmen meningkatkan komsumsi ikan bagi masyarakat pegunungan melalui kampanye oleh generasi milenial.
Ketua Kerapu Abdul Kadir Karding mengatakan pihaknya akan mendorong pemerintah agar menjamin suplai ikan bagi warga pegununan melalui budidaya ikan air tawar mandiri. Selain mendapat suplai ikan dan meningkatkan gizi anak-anak, upaya itu juga menambah sumber ekonomi keluarga.
Selain budidaya, pasokan ikan bagi masyarakat pegunungan dapat dilakukan melalui pengadaan ikan-ikan asap bersubdi dari pemerintah daerah.
"Problemnya selama ini mereka tidak diperkenalkan, tidak dipasok. Solusinya melalui budidaya ikan yang gampang diajarkan,â kata Karding di sela kegiatan Program Forikan mengajar di SMA Negeri 1 Mungkid Kabupaten Magelang Senin (02/12/2019).
Kegiatan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah melalui Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (FORIKAN) itu diikuti ratusan siswa SMA se Kabupaten/Kota Magelang.
Dengan tema Komsumsi ikan meningkatkan daya saing bangsa, dalam acara itu juga digelar menari ikan bersama dan pentas musik.
Lebih lanjut, ia menambahkan guna meningkatkan komsumsi ikan di masyarakat, Kerapu, dan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah akan berupaya mengkampanyekan gemar makan ikan melalui kalangan sekolah dan pondok pesantren. Karena dari sisi umur para siswa SMA lebih efektif dalam mengkampanyekan makanan berkualitas berbahan ikan, bergizi tinggi yang murah dan mudah diperoleh.
"Mereka anak-anak SMA adalah influencer yang efeketif mengkampanyekan mengkomsi ikan di sekitar mereka," ujar Karding.
Guna meningkatkan konsumsi ikan masyarakat pelosok pegunungan, Kerapu mendorong Pemerintah menyediakan pasokan ikan murah. Pembelian ikan murah bagi masyakarat itu bisa dilakukan melalui subsidi dan ketersediaan sarana pendukung seperti pengecer ikan keliling maupun pasar ikan.
"Kita juga mendorong pemerintah untuk mensubsidi pembelian ikan Omega 3, kita berharap seperti itu nanti," pungkas Anggota Komisi I DPR RI tersebut.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar