Kepala OPD Dituntut Jeli Dan Teliti Siapkan Rencana Kerja 2022

Dilihat 114 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bupati Magelang Zaenal Arifin membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magelang Tahun 2022. Acara tersebut dilaksanakan virtual dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (8/4/2021).


Bupati berpesan, seluruh perangkat daerah harus jeli dan teliti dalam pemetaan Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan beserta indikatornya, sehingga akan tetap fokus dalam pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024.


Dengan memperhatikan tujuan, sasaran, dan arah kebijakan untuk mencapai Visi dan Misi Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024, serta wujud responsibilitas untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini, termasuk penanganan dampak Pandemi Covid-19 yang harus disesuaikan dengan situasi ketersediaan anggaran.


"Maka tema pembangunan tahun 2022 yang semula "Peningkatan kesejahteraan melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan pengembangan ekonomi lokal", disesuaikan menjadi "Peningkatan kesejahteraan melalui peningkatan kualitas SDM, kualitas infrastruktur, dan pengembangan ekonomi," ujar Zaenal.


Bupati Magelang mengatakan perubahan RPJMD ini dilaksanakan karena adanya perubahan yang mendasar terkait kebijakan nasional yaitu diundangkannya Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024, Kondisi Pandemi Covid-19 dan Konsekuensi dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.


Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, yang mengubah kodifikasi dan nomeklatur program dan kegiatan beserta aturan turunannya.


Zaenal mengharapkan seluruh Kepala OPD mempersiapkan perencanaan Tahun 2022 ini dengan serius.


"Efektifkan sumber daya yang dimiliki. Jalin komunikasi yang harmonis dan berkualitas, baik internal maupun eksternal untuk pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024 yaitu Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Magelang yang SEDAYA AMANAH, (Sejahtera, Berdaya Saing dan Amanah)," pesannya.


Ia mengimbau segenap Kepala OPD lebih cermat dalam menyusun perencanaan termasuk tahapan/sekuen pelaksanaan kegiatan, terutama untuk pembangunan yang memerlukan pendanaan besar dan yang melibatkan banyak pihak.


"Karena KPK akan melakukan pemantauan dalam proses Perencanaan dan Penganggaran APBD Tahun 2022, sebagaimana Surat Edaran Ketua KPK Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pencegahan Korupsi terkait Proses Perencanaan dan Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2022 dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021," tegasnya.


Wakil Bupati Magelang Edi Cahyana berharap perencanaan di Kabupaten Magelang tentunya melalui tahapan-tahapan yang panjang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh ketulusan hati karena secara luas melibatkan publik.


Edi memaparkan, ada dua pintu bagi publik untuk menyampaikan usulan RKPD Kabupaten Magelang.


"Pertama adalah konsultasi publik di awalnya, kemudian di Musrenbang pada hari ini," ujar Edi yang mengikuti Musrenbang dari Command Center Room Kabupaten Magelang.


Menurut Wabup, Kabupaten Magelang, harus dibangun bersama-sama. Kebersamaan semua stakeholder sangat dibutuhkan.


"Saya yakin pemerintah tidak akan mampu membangun Kabupaten Magelang sendirian. Tapi dengan melibatkan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Magelang menurut saya inilah merupakan modal besar, sehingga apa yang menjadi Visi Misi Pak Bupati Magelang yang Sedaya Amanah itu bisa diwujudkan," imbuhnya.


Sehingga perencanaan di Kabupaten Magelang ini mencerminkan sebuah kebutuhan bagaimana membangun Kabupaten Magelang itu dengan mengerahkan sumber daya manusia yang dimiliki, SDM nya, sumber daya alamnya, dan sumber daya sumber daya yang lain.


"Karena itu saya mengingatkan pada semuanya, jajaran Pemerintah benar-benar perencanaan ini harus dilakukan dengan penuh ketulusan hati. Kita di Magelang ini bersama-sama akan membangun Kabupaten Magelang seperti arahan bapak Bupati selalu menekankan kegotongroyongan," lanjutnya.


"Sehingga acara hari ini tidak merupakan acara seremonial tetapi memang sebuah acara supaya hati-hati kita dimanapun berada di seluruh Kabupaten Magelang bisa menyatukan diri sehingga pembangunan Magelang yang Sedaya Amanah itu di 2024 bisa tercapai," tandasnya.


Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto mengatakan dokumen pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Magelang merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat sabagai bahan rumusan dan sasaran kegiatan pembangunan, sehingga dapat mendasari kegiatan pembangunan agar tidak lepas dalam perwujudan visi Pemerintah Kabupaten Magelang.


"Penyusunan dokumen pokok pikiran sebagai upaya pengawasan strategi pelaksanaan kegiatan pembangunan Kabupaten Magelang dengan upaya terwujudnya visi Kabupaten Magelang," kata Saryan.


Melalui Musrenbang ini diharapkan bisa mendapatkan saran, masukan dan menampung harapan dari seluruh stakeholder dalam rangka penyempurnaan Rancangan RKPD.


"Sehingga sumbangsih dari seluruh stakeholders sangat kami butuhkan," ujarnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar