Kelompok Tani Terima Bantuan Alat Dari Pemkab Magelang

Dilihat 348 kali
Bupati Magelang Zaenal Arifin melihat cara kerja alat pertanian usai diserahkan pada kelompok tani

BERITAMAGELANG.ID - Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani yang diserahkan simbolis oleh Bupati Zaenal Arifin dan Wakilnya Edi Cahyana di Pendopo drh.Soepardi Kota Mungkid, Rabu (23/10/2019).


Bantuan tersebut diberikan untuk menigkatkan produksi pertanian terutama komoditas strategis seperti padi, jagung, cabe, bawang putih, serta dalam rangka penanganan daerah rawan pangan.


Dalam kegiatan ini Bupati Magelang Zaenal Arifin, mengatakan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan kedaulatan rakyat karena harus mampu memproduksi, menghasilkan dan mencukupi kehidupan sendiri.


"Karena itu, untuk mewujudkan kedaulatan tersebut kita perlu membutuhkan infrastruktur yang sebagian ada di bidang pertania" ucap Zaenal.


Memasuki teknologi 4.0 era digital, pertanian pun dituntut untuk mencari masalah dalam kompetisi global. Membutuhkan energi, keseriusan dan kesiapsiagaan untuk mengikuti perubahan besar ini karena sektor pertanian merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia. Oleh karena itu Bupati menghimbau agar pertanian bisa melawan perubahan tersebut, paling tidak mampu mengikuti perubahan karena jika tidak mampu akan ditinggalkan oleh perubahan itu sendiri.


"Semoga bantuan yang diberikan betul-betul bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan saya juga berharap agar barang tersebut dapat dijaga dan dirawat dengan baik," pesannya.


Bantuan yang diberikan berasal dari APBD Kabupaten Magelang dan APBN Provinsi Jawa Tengah. Adapun rincian barang bantuan yang diberikan kepada kelompok tani ini yang berasal dari dana APBD berupa Cultivator 41 unit, mesin perajang tembakau 15 unit, Huller kopi 1 unit, Roasting kopi 4 unit, Pulper kopi 2 unit, Power Thresher 10 unit, benih jagung hibrida untuk 1.500 Ha, beras untuk desa rawan pangan 8,88 Ton dan 886 kg, pembuatan parit 2 unit, jaringan irigasi 5 unit, jalan usaha 8 unit, traktor roda dua 8 unit, alat pengolah pupuk organik 3 unit, kendaraan roda tiga 19 unit, bibit jeruk keprok 1.600 batang,


Sedangkan dana yang berasal dari APBN berupa unit pengolahan pupuk organik 2 unit, benih padi inpago 9850 Ha, irigasi perpompaan 4 unit, irigasi perpipaan 1 unit, sarana produksi bawang putih 730 Ha, sarana produksi bawang cabe 125 Ha, jaringan irigasi tersier 5 unit, embung 2 unit, dan pengadaan bibit yang lain termasuk bibit kelapa, cengkeh serta kopi masih dalam proses.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar