Kampung Koi Grabag Ingin Jadi Destinasi Wisata Baru

Dilihat 384 kali
Salah satu spot yang disukai pengunjung kampung Koi Grabag Kabupaten Magelang

BERITAMAGELANG.ID - Kampung Koi di dusun Paingan dan Janggelan desa Kleteran Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, diresmikan Minggu (18/8). Peresmian dilakukan Kepala Desa Kleteran, Nahrowi.


Suasana peresmian meski sederhana, tetap meriah karena dibarengkan dengan acara Agustusan berupa lomba-lomba untuk anak sampai dewasa.


Acara diawali dengan jalan santai, dilanjutkan dengan senam bersama dan pembagian doorprize.


Kepala Desa Kleteran Nahrowi mengatakan, dirinya mendukung penuh inisiatif warga yang membuat lukisan ikan Koi di sepanjang jalan dusun Paingan hingga Janggelan. Dirinya juga tidak menyangka kalau yang dilakukan warga mendapat respon luar biasa dari warga setempat maupun luar.


"Ini langsung viral karena sangat bagus dan kreatif," katanya.


Ia berharap, apa yang dilakukan warga ini bisa menjadikan desa ini menjadi destinasi wisata. Apalagi, di Kleteran, banyak sekali seniman lukis sehingga bisa menjadi tema desa wisata.


Potensi desa wisata ini juga cukup beragam, selain seni lukis juga ada kuliner dan budaya. Bahkan pada Oktober mendatang, akan digelar pameran potensi desa dengan menampilkan karya-karya warga setempat.


Sementara itu, tokoh pemuda David Rivaldo Hendra Sanjaya menjelaskan, panjang lukisan koi yang semula hanya 500 meter kini mencapai 1 km. Untuk biaya, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti.


"Yang pasti jutaan dan semua hasil swadaya dari warga setempat dan tanpa sponsor," terangnya.


Masyarakat secara sukarela menyumbangkan baik uang, konsumsi, tenaga maupun pikirannya. Setelah peresmian ini, warga berinisiatif membuat desa wisata yang bertemakan seni budaya. Mengingat di desa Kleteran banyak potensi seni dan budayanya.


Di sini selain seni lukis, juga ada tari tradisional, instalasi, musik, tani, bunga serta pahat. Bahkan seni tari dari desa ini pernah menjadi juara tingkat kabupaten," ujarnya.


Rivaldo mengakui, setelah desa ini menjadi viral, banyak pihak yang ingin melakukan kerjasama, dengan menjadikan sebagai salah satu destinasi wisata.


"Kita tentu akan bikin konsep yang lebih matang lebih dulu," tandasnya.


Di sisi lain, pihaknya juga ingin mengembangkaan kuliner yang sudah lama hilang. Banyak makanan tradisional dari bahan singkong yang sudah tidak dibikin lagi. Oleh karena itu, warga mencoba untuk mengembangkan lagi.


Sementara itu, Sigit, salah satu seniman menambahkan, sejak desa ini viral karena lukisan Koi, banyak warga luar Magelang maupun luar kota yanag berdatangan. Mereka sengaja ke desa ini sekedar untuk swafoto.


Agar hasil foto terlihat bagus seperti kolam ikan sungguhan, warga membuat jembatan setinggi 4 meter. Dari jembatan ini, pengunjung bisa mengambil foto dengan hasil yang bagus. Selain itu, ada satu spot yang disukai pengunjung, yaitu ikan koi yang dilukis di tembok.


Ketua KNPI Kecamatan Grabag, Syarif sangat mengapresiasi keberadaan kampung Koi di Kleteran. Ia bersama dengan anggota KNPI lainnya sengaja datang untuk menyaring aspirasi dari warga setempat. 


"Apa yang bisa kami perbuat untuk kampung Koi ini," katanya.


Sebab saat pihaknya bertemu dengan Bupati Magelang, diperintahkan dan diberi penjelasan bahwa KNPI fungsinya seperti DPR-nya pemuda.

 

"Jadi mungkin kami bisa membantu menjembatani dengan dinas-dinas terkait apa yang menjadi aspirasi dari pemuda di desa ini," harapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar