Kabupaten Magelang Juara 2 Lomba Film Pendek KIM se-Jawa Tengah

Dilihat 209 kali

BERITAMAGELANG.ID - Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari Kelurahan Secang menghantarkan Kabupaten Magelang sebagai Juara 2 Lomba Film Pendek KIM se-Jawa Tengah dengan tema Kebijakan Protokol Kesehatan. Penganugerahan event Pertunjukan Rakyat FK Metra se-Jawa Tengah dan Lomba Film Pendek tersebut digelar di Studio TVRI Jawa Tengah Kabupaten Demak, Kamis (25/11).


Kepala Bidang Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo Kabupaten Magelang, Noga Nanda Septa bersama Sekretaris KIM Kelurahan Secang, Ardiyanto hadir menerima penghargaan untuk film pendek berjudul Uleman. Uleman mengisahkan tentang keseharian masyarakat yang dengan sadar menunda hajatan pernikahan di tengah pandemi Covid-19. Namun, biaya untuk hajatan itu mereka alihkan untuk membayar uang muka rumah untuk calon pengantin.


Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magelang Endra E. Wacana sebagai pembina KIM di Kabupaten Magelang mengungkapkan kebanggaannya atas raihan tersebut.


"Kami ucapkan selamat atas prestasi KIM Kelurahan Secang Kabupaten Magelang yang berhasil meraih Juara II pada Lomba Film Pendek yang diselenggarakan Dinas Kominfo Jawa Tengah," ujarnya.


Ia berharap prestasi ini bisa menginspirasi KIM yang lain dalam memberikan informasi kepada masyarakat di sekitarnya dalam bentuk tampilan yang menghibur, kreatif, tidak membosankan, menarik dan mudah diterima masyarakat.


Menurutnya, KIM memiliki beragam media dengan potensi dan kreativitas yang beragam. KIM berkembang bersama rakyat sebagai bentuk komunitas yang konsen terhadap beragam informasi merupakan partner pemerintah dalam distribusi informasi sekaligus menyampaikan aspirasi.


"Selain hal tersebut, KIM merupakan gatekeeper dan stakeholder penting dalam rangka membangun edukasi dan literasi masyarakat," harapnya.


Kepala Seksi Komunikasi Publik Sugeng Sugiyarto menambahkan, film pendek yang disisipi dengan pesan-pesan merupakan sarana diseminasi informasi yang sangat menarik dan efektif.


"Menarik, karena informasi yang disampaikan dikemas dalam visualisasi, ada alur cerita yang sistematis, dramarturg, humor dan tidak terlalu panjang untuk dicerna. Itu semua menjadi daya tarik yang memungkinkan seseorang berminat menonton, dan secara tidak sadar telah terpapar informasi mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah maupun hasil-hasil pembangunan," kata Sugeng.


Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, perlombaan Petunra dan Film Pendek adalah bentuk apresiasi pemerintah, terhadap FK Metra dan KIM. Menurutnya, peran lembaga ini penting sebagai penyampai informasi di akar rumput.


"Komunikasi tradisional yang membumi kepada masyarakat penting. Karena sekarang tak semua masyarakat melek teknologi. Inilah Peran KIM dan FK Metra. Apalagi sekarang masyarakat membutuhkan informasi yang cepat," ujarnya setelah acara.


Selain penyampai informasi, karya yang dibuat diharapkan dapat mengeliminasi peredaran berita palsu atau hoaks.


"Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada FK Metra dan KIM. Agar ke depan dapat mengkomunikasikan program pemerintah langsung ke masyarakat, secara mudah dan cepat," tandasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar