Kabar Gembira, 26 PDP dan Satu Pasien Positif COVID-19 Kabupaten Magelang Membaik

Dilihat 3697 kali
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang Asfuri Muhsis didampingi Plt Kabag Prokompim Nanda Cahya Pribadi dan Kabid Pelayanan Kesehatan menyampaikan kabar baik tentang covid-19

BERITAMAGELANG.ID - Pasien pertama kasus covid-19 Kabupaten Magelang dinyatakan dalam kondisi baik dan telah pulang ke rumahnya. Selain itu, sebanyak 26 warga berstatus PDP yang dirawat juga telah pulang ke rumah masing-masing.


Hal itu diungkapkan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang Asfuri didampingi Plt Kabag Prokompim Nanda Cahya Pribadi, dan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes dr Oktora Kunto Edy di ruang Command Center Pusaka Gemilang, Jumat (3/4/2020).


Kepada wartawan Asfuri mengatakan terdapat perkembangan baik soal covid-19. 


“Terbaru ODP kita ini adalah 335 orang, kemudian PDP ada 48 orang yang 22 orang masih dirawat, dan 26 orang pulang dan dalam kondisi membaik,” ungkapnya.


Para pasien tersebut dirawat di rumah sakit Tidar, RST, RSJ, dan RSUD Muntilan. Terkonfirmasi positif ada dua pasien, satu pulang, dan yang meninggal empat orang.


"Alhamdulillah kita optimis, terima kasih kepada seluruh dokter, medis, yang semuanya membantu terkait dengan perawatan PDP yang ada di wilayah Magelang," katanya.


Ditambahkan Asfuri, status PDP di Kabupaten Magelang semakin berkurang jumlahnya. Dari data yang ada per 2 April, jumlah PDP yang masih dirawat ada 22 orang. Lalu ada lima warga dinyatakan PDP baru.


Terkait dengan PDP yang sebagian besar sembuh, minimal pulang membaik, Pemkab Magelang semakin optimis, dan seluruh masyarakat diimbau untuk tidak pesimis. Karena penyakit ini bisa disembuhkan. 


Meski demikian, lanjutnya, semua tergantung pada kita semua, masyarakat agar bisa mengantisipasi supaya tidak tertular Covid-19.


Asfuri menuturkan, untuk PDP yang telah membaik dan pulang, tetap harus mengikuti prosedur kesehatan dan tetap mengisolasi diri hingga hasil lab keluar. Kemudian,bagi yang PDP harus bisa mengisolasi atau diisolasi. 


"Harus mengikuti apa kata perintah dokter, kemudian perlu banyak istirahat, pola makan dijaga dengan baik, tapi yang penting tidak boleh panik," tuturnya.


Pemkab Magelang sejak awal terus berupaya menekan penyebaran covid-19. Bupati telah memerintahkan jajaran, terutama sarana dan prasarana kesehatan menyiapkan SDM yang ada, baik dokter, perawat, medis, terutama rumah sakit.


Sebagai rujukan penanganan Corona virus Pemkab Magelang memiliki RSUD Muntilan, Rumah Sakit Merah Putih, rumah sakit atau rawat inap di Menoreh, kemudian di Candi Umbul, termasuk rumah rumah sakit swasta yang sudah terkoordinasikan.


Kemudian, Pemkab Magelang juga mempersiapkan anggaran. Sesuai petunjuk Bupati anggaran tahap pertama adalah Rp 21 miliar, dengan pengeseran-pengeseran dari kegiatan yang bisa digeser. Tahap pertama ini sesuai dengan kebutuhan.


"Sehingga tahap berikutnya butuh berapa, Pemkab tentu akan menyesuaikan, menyiapkan. Sekali lagi sesuai dengan kebutuhan dana tersebut," ujarnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar