Jembatan Kedungingas Salamkanci Segera Dibuka

Dilihat 387 kali
Jembatan Kedungingas yang menghubungkan Pakelan Bulurejo Mertoyudan dengan Salamkanci Bandongan sudah siap beroperasi pekan depan

BERITAMAGELANG.ID - Kabar gembira untuk warga yang sering melintas di jembatan Kedungingas menghubungkan jalur Pakelan, Bulurejo Mertoyudan ke Salamkanci kecamatan Bandongan kabupaten Magelang. Karena jembatan ini sudah mulai dibuka meskipun hanya untuk kendaraan roda dua saja. Jembatan ini akan dibuka penuh untuk kendaraan roda dua dan empat pada pekan yang akan datang.


"Kita berharap pekan depan sudah dibuka penuh untuk semua jenis kendaraan," kata Kasi jembatan DPUPR Kabupaten Magelang, Taufik Agung Kurniawan yang dihubungi Selasa (21/1).


Taufik mengatakan, jembatan masih belum dibuka penuh karena masih ada perbaikan. Menurutnya ada rembesan air dari PDAM, sehingga masih perlu ditangani. 


"Kita sudah koordinasi dengan PDAM dan sedang dalam tahap perbaikan. Mudah-mudahan bisa segera teratasi," imbuhnya.


Menurutnya, jembatan ini dibangun selama 131 hari sejak akhir Agustus 2019 dengan biaya sebesar Rp11 milyar lebih sedikit. Jembatan sepanjang 60 meter dan lebar 9 meter ini dibiayai oleh APBD Provinsi Jateng. Hanya saja, untuk pelaksanaan dilakukan oleh pemerintah kabupaten Magelang.


Disebutkan oleh Taufik, jembatan ini dibangun selain atas usulan masyarakat, juga inisiatif mantan PLT Bupati, Tavip Supriyanto. 


"Saat menjabat sebagai Plt Bupati, beliau melihat jembatan ini sempit dan merupakan bangunan lama, sehingga mengusulkan untuk dibangun dengan anggaran provinsi," terangnya.


Dulunya, jembatan ini hanya memiliki panjang 45 meter dengan lebar 4,5 meter. Jembatan yang membentang di atas sungai Progo ini menjadi jalur utama warga Salamkanci Bandongan menuju Mertoyudan dan Kota Magelang. Banyak warga dari Salamkanci yang sekolah atau bekerja di kota Magelang.

Selama jembatan ini dibangun, warga dari arah kota yang hendak menuju Salamkanci atau sebaliknya, harus melewati jalur lain dan lebih jauh, seperti dari Babrik Tempuran atau Trasan Bandongan.


Dari pengamatan di lapangan, jembatan Kedungingas ini sudah bisa dilalui sejak beberapa hari lalu. Hanya saja belum bisa dilalui kendaraan roda empat. Di ujung jembatan baik dari arah Pakelan maupun Salamkanci, masih ada portal yang menutup jalan.


Didik, warga Mertuyudan mengaku sangat senang jembatan ini sudah bisa dilalui. Selain sudah lebih lebar, ia bisa irit waktu untuk menuju ke arah Salamkanci. 


"Selama perbaikan, harus memutar dulu lewat Tempuran atau Bandongan, tapi sekarang sudah bisa lewat Kedungingas," kata pria yang berprofesi sebagai sales ini.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar