Jelang Lebaran, Pasar Muntilan Ramai, Pengunjung Disiplin Pakai Masker

Dilihat 190 kali
Pasar Muntilan ramai dikunjungi warga jelang lebaran
BERITAMAGELANG.ID- Beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri warga terlihat memadati Pasar Muntilan Kabupaten Magelang. Warga mayoritas menggenakan masker yang terlihat di berbagai kios dan los pedagang. Selain itu, juga terlihat warga tetap berupaya melakukan pembatasan jarak antar-pengunjung dan pedagang. 

Keramaian pasar menjelang hari raya atau dalam bahasa lokal Jawa biasa disebut 'prepegan' ini menjadi momen rejeki tersendiri bagi para pedagang.

Salah satu pedagang mengatakan jumlah pengunjung pasar tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Dia menilai penurunan ini terjadi karena merebaknya virus Corona.

"Hasil lumayan ya ramai tahun lalu sebelum Corona," kata salah satu pedagang baju, Supri di kiosnya, Kamis (21/5/2020).

Lorong dan jalan pasar Muntilan penuh aktivitas warga dan pedagang. Mereka bertransaksi dengan bergantian.

Namun, tingginya pengunjung pasar mencari kebutuhan itu tidak memicu kenaikan harga sejumlah bahan pangan. Dari pantauan di lokasi, mayoritas harga sembako masih relatif stabil dengan pasokan tercukupi.

"Harga tidak naik, kita dapat barang juga masih mudah," ujar Supri.

Setiap momen jelang hari raya, paling diburu warga adalah kuliner kecil aneka cemilan pengisi meja untuk menjamu tamu. Warga sadar lebaran tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya yang terbatas akibat wabah covid-19. Namun, berburu aneka snack dan menyediakannya di meja tamu memiliki kepuasan tersendiri.

"Banyak tetap pada beli snack dan baju lebaran. Snacknya untuk suguhan tamu," ujar pedagang lain, Sri Karti.

Sementara itu pihak pengelola Pasar Muntilan gencar melakukan upaya antisipasi penularan wabah Covid-19 dengan penyemprotan rutin disinfektan serta mewajibkan setiap pedagang menyediakan hand sanitizer di pintu kiosnya.

Pihak pengelola pasar juga memasang imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin di sejumlah titik, diantaranya agar warga menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama di lingkungan masing-masing. 

Disiplin tersebut soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah, memakai masker saat keluar rumah, tidak mudik, jaga jarak minimal 1 hingga 2 meter, sering mencuci tangan pakai sabun, menunda mudik, konsumsi makanan bergizi, olahraga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar