Istighotsah dan Santuni Anak Yatim Warnai Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H

Dilihat 337 kali
SANTUNAN. Istighotsah Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H, Serta Santunan Anak Yatim, digelar oleh Madrasah Aliyah Ma'arif dan SMK Ma'arif Borobudur.

BERITAMAGELANG.ID - Istighotsah Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H, Serta Santunan Anak Yatim, digelar oleh Madrasah Aliyah Ma'arif dan SMK Ma'arif Borobudur.

Hal tersebut sesuai dengan rencana program Kesiswaan antara MA Ma'arif bekerja sama dengan SMK Ma'arif Borobudur melaksanakan program Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Salah satu kegiatannya adalah Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H.

Kepala Madrasah Aliyah (MA) Ma'arif Borobudur, Muhammad Ahsan, S,Ag., mengatakan, tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah membiasakan kepada siswa-siswa MA dan SMK Ma'arif Borobudur untuk memperingati Tahun Baru Hijriyah (tahun baru Islam) sebagai moment untuk meningkatkan kualitas iman, akhlak dan amal yang lebih baik dari tahun kemarin.

"Juga untuk meningkatkan tali silaturakhmi antara MA dan SMK yang sama-sama berada dibawah naungan LP Ma'arif. Meningkatkan kepedulian sosial kepada lingkungan masyarakat terutama kepada anak yatim," ucap Muhammad Ahsan.

Adapun Peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa-siswi MA Ma'arif dan SMK Ma'arif Borobudur beserta guru karyawan, komite maupun ketua Yayasan Brayat Al-Falakh MWC NU Borobudur.

Kegiatan ini di awali dengan istighosah/doa bersama yaitu dengan pembacaan Yasin bersama, jamaah sholat dhuha, sholat hajat, doa-doa hari Asyuro, Surat Fatihah 1000x dan membaca asmaul khusna.

Dalam sambutan Kepala SMK Ma'arif, Drs. Badari yang juga mewakili Kepala MA mengucapkan terima kasih kepada semua pihak juga donatur untuk santunan anak yatim sehingga kegiatan ini bisa terwujud. Selain itu juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa dilanjutkan untuk kegiatan PHBI yang lain.

"Santunan anak yatim dilaksanakan dengan mentasarufkan dana yang dikumpulkan oleh dua lembaga ini dengan membagikan kepada 16 anak yatim baik dari lingkungan desa setempat juga dari Yayasan Brayat Al-Falakh," jelas Badari.

Santunan kepada anak yatim diberikan secara simbolis oleh Kepala MA, Muhammad Ahsan, S,Ag, kepala SMK Drs Badari, Kyai Dimyati dan Ketua Yayasan Brayat Al-Falakh H Sutras.

Kyai Dimyati yang juga merupakan pengurus MWC NU Kecamatan Borobudur, dalam Mau'idzah khasanahnya mengajak kepada semua siswa untuk meneladani Rasulullah juga mengambil hikmah dalam peringatan tahun baru Hijriyah untuk bisa menjadi golongan orang yang beruntung, yaitu orang yang bisa menjadi manusia yang lebih baik dari pada tahun lalu. 

"Saya juga mengajak jamaah untuk melaksanakan amalan-amalan hari Asyura agar bisa meraih keutamaan hari Asyura diantaranya bersilaturakhim, menyantuni anak yatim, memotong kuku, bersedekah, memberikan makan yang enak bagi keluarganya, menjenguk orang sakit, sholat sunah, membaca surat Al-ikhlas 1000x, memakai celak. Alhamdulillah Sebagian besar amalan tersebut sudah kita laksanakan pada kegiatan ini," terangnya.

Kegiatan tersebut juga turut diramaikan dengan grup Rebana dari siswa-siswi MA Ma'arif Borobudur.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar