Diduga Keracunan Jamu, Ini Kronologi Korban

Dilihat 780 kali
Lusiana Arfiani (23), salah satu dari 11 korban diduga keracunan jamu, asal Dusun Loning, Desa Senden, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah terbaring lemah di RSUD Muntilan, Selasa (27/03)

BERITAMAGELANG.ID - Lusiana Arfiani (23), salah satu dari 11 korban diduga keracunan jamu, asal Dusun Loning, Desa Senden, Kecamatan Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, mengaku dirinya telah lama mengkonsumsi jamu uyub-uyub tersebut. Namun, setelah terakhir kemarin (26/03) meminum jamu tersebut, dirinya malah mengalami mual dan pusing, bersama 9 tetangganya yang lain.


"Sebenarnya saya sudah mengkonsumsi jamu tersebut sejak lama, kurang lebih selama 20 tahun. Tapi kemarin, tiba-tiba setelah tiga jam meminum jamu tersebut, langsung pusing, mual, dan muntah-muntah," ujar Lusiana, saat ditemui BeritaMagelang.id, siang ini (27/03) saat dirawat di RSUD Muntilan.


Setelah muntah-muntah, lanjut Lusiana, dirinya langsung dibawa keluarga ke rumah sakit, dalam kondisi sudah lemah.


"Tidak menyangka saja bisa keracunan, karena biasanya juga tidak apa-apa," terang Lusiana, dengan kondisi yang masih lemah.


Hingga saat ini, pihak rumah sakit sedang melakukan proses observasi kepada setiap pasien yang mengalami keracunan tersebut.


Dokter Ahli Penyakit Dalam yang menangani pasien keracunan tersebut, dr. Syamsul, mengatakan pihaknya masih menyelidiki komposisi jamu yang dikonsumsi para korban keracunan tersebut.


"Kita masih selidiki di laboratorium isinya apa. Cuma nanti dari Dinas Kesehatan yang akan menentukan. Pasien saat ini masih dalam kondisi relatif stabil. Namun demikian, ada beberapa pasien yang harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami tremor dan kejang," jelas dr. Syamsul.


Para korban, lanjut Syamsul, semuanya merupakan ibu-ibu rumah tangga yang masih menyusui anaknya.


"Yang jelas, kami akan memastikan apakah para korban keracunan ini akibat mengkonsumsi jamu, atau ada faktor yang lain," tutupnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar