Hujan Abu Vulkanik Menerpa Sejumlah Wilayah Kabupaten Magelang

Dilihat 532 kali
Abu vulkanik tipis pada kaca kendaraan di wilayah Penta Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang pasca erupsi Merapi, Kamis (13/2/2020).

BERITAMAGELANG.ID - Hujan abu vulkanik menerpa sejumlah wilayah lereng barat Merapi Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020).


Pasca erupsi pukul 05.16 WIB, hujan abu mulai terlihat di wilayah Penta, alur Sungai Bebeng Desa Kaliurang Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Paparan abu tipis material vulkanik Merapi itu dilaporkan warga mulai terlihat pukul 07.30 WIB.


"Tempatku lumayan deras abunya," kata salah satu warga Desa Kaliurang, Very.


Menurut Very, hujan abu itu tidak berlangsung lama, sekitar pukul 08.00 WIB mulai reda.


Butiran abu vulkanik itu terlihat jelas di antara kaca mobil dan sepeda motor warga. Meski demikian tidak ada kepanikan dan warga juga beraktifitas seperti biasa.


"Sudah tipis sekarang. Warga tetap kerja biasa di sungai ini," lanjut Very.


Hujan abu vulkanik Merapi juga terjadi di Desa Kamongan, dan Desa Ngablak Kecamatan Srumbung. Intensitas abu vulknik di kedua desa ini lebih tipis dibanding Desa Kaliurang yang berada di atasnya.


Menurut salah satu warga Kamongan, Keysa, hujan abu Merapi dengan intensitas tipis mulai terlihat pukul 08.28 WIB.


"Hujan abu tapi gak deres," ungkap Keysa.


Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto saat dihubungi BeriMagelang.id mengaku pihaknya masih melakukan pendataan terkait sebaran abu vulkanik di wilayahnya.


Data BPPTKG lewat akun Twitternya menunjukkan durasi erupsi 150 detik. Letusan Gunung Merapi terjadi sekitar pukul 05.16 WIB. Amplitudo letusan Gunung Merapi di seismogram 75 mm.


Teramati kolom asap erupsi dari PGM Ngepos Desa Ngablak Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang mencapai tinggi 2.000 meter dari puncak gunung tersebut.


"Merapi tampak," kata Petugas PGM Ngepos, Azwar.


Saat letusan terjadi gunung dengan tinggi 2.930 mdpl ini terpantau cerah. Melalui media sosial, sejumlah warga di Kecamatan Srumbung, Kecamatan Dukun dan beberapa lokasi lain di Kabupaten Magelang, Klaten dan Boyolali melaporkan melihat erupsi pagi tadi.


Gunung Merapi masih berstatus Waspada sejak 21 Mei 2018. BPPTKG menetapkan radius aman tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar