Harga Cabai Melambung, Pedagang Saling Berebut

Dilihat 179 kali
Petani dan pedagang sayuran di Pasar sayur Sewukan Dukun Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Tingginya harga cabai dalam beberapa pekan terakhir membuat puluhan pedagang pasar sayur di lereng Gunung Merapi Kabupaten Magelang saling berebut.


Bahkan demi mendapatkan dagangan mereka nekad mengejar mobil pengangkut cabai yang hendak masuk pasar Agrobisnis Sewukan Kecamatan Dukun  Kabupaten Magelang. Tiba di pintu masuk pasar, sejumlah pedagang cabai lain juga sudah menanti mobil tersebut.


Menurut salah satu pedagang sayur Ragil Setyorini, kejadian ini akibat pasokan cabai langka. 


Para pedagang khawatir tidak mendapat beberapa jenis cabai yang saat ini harganya naik dan langka.


"Berebut cabe karena harganya naik, cabainya juga langka," kata Ragil, Rabu (5/2/2020).


Harga berbagai jenis cabai yang tersedia di pasar sayur Sewukan saat ini memang mengalami kenaikan hingga 50 persen. Khususnya harga cabai rawit merah banyak permintaan tapi pembelian dari petani juga sudah tinggi.


Padahal satu bulan sebelumnya, harga cabai rawit masih di bawah Rp 20.000/kg. Sementara cabai merah keriting yang sebelumnya di kisaran Rp 20.000/kg kini naik menjadi Rp 30.000 per kilogramnya.  


"Banyak yang cari cabai rawit merah layu juga laku. Harga dari petani Rp 65.000 atau Rp 66.000," ungkapnya.


Berdasarkan informasi salah satu petani yang ditemui BeritaMagelang.id di pasar Sewukan, Umar (52) menjelaskan kenaikan harga berbagai jenis cabai itu diduga akibat faktor cuaca yang tidak bersahabat. Para petani mengalami gagal panen di musim penghujan maupun serangan hama.


"Biasa karena baru 'labuh' atau mulai panen sudah sedikit sehinga harga cabai naik," tutur Umar.


Meski harga cabai melambung tinggi, harga sayuran lainnya seperti buncis justru terjun bebas. Umar menambahkan harga buncis di saat panen yang sebelumnya Rp 2.500/kg hingga Rp 3.000/kg, kini turun menjadi Rp 1.000 satu kilogramnya.


"Harga buncis anjlog, yang bagus Rp 1.000 kalau yang biasa bisa Rp 500 per kilogram," terang Umar.


Pasar Sewukan merupakan pusat pasar sayur terbesar di wilayah Magelang. Para petani yang berada di Kecamatan Pakis, Dukun, Sawangan maupun para petani yang berada di lereng Merapi dan Merbabu menjual hasil pertaniannya di pasar Sewukan ini.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar