'Hack The Classroom', Ungkap Pentingnya Teknologi Bagi Pendidikan

Dilihat 1056 kali
Hack The Classroom dilaksanakan serentak se Indonesia termasuk di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (08/11)

BERITAMAGELANG.ID - Suatu kebanggaan didapat oleh sekitar 60 Guru Sekolah Dasar negeri dan swasta di Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang Jawa Tengah karena dipilih oleh PT. Microsoft Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan 'Hack The Classroom Indonesia'. 

Kegiatan ini dikemas dalam pelatihan online live secara virtual mengunakan aplikasi Skype dengan tema "Meet The Changemaker In Education" dan diselenggarakan di SD Negeri Bandongan 3, Kamis (08/11). Secara serentak, kegiatan ini juga dilaksanakan di beberapa kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Jombang, Sidoarjo dan Padang. 

Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Bandongan Haryono, S.Pd., M.Pd hadir pada kesempatan tersebut dan mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap bisa menambah wawasan dan kompetensi para peserta untuk bisa menularkan kepada guru-guru yang lain.

"Saya juga berharap nanti setelah para peserta ini menguasai tentang (perangkat lunak) Office nanti kita siapkan semua sekolah akan mengunakan sistem online mengunakan Skype sehingga dalam satu waktu ini bisa semua bisa saling belajar bersama-sama dan bisa kita link kan dengan luar negeri tidak hanya di Indonesia," harapnya.

Melalui Hack The Classroom para guru akan mendapatkan update seputar tren perkembangan terbaru di dunia secara umum dan dunia pendidikan dari para narasumber. Setelah mengikuti kegiatan ini guru-guru diharapkan dapat menyadari dan memahami fenomena perubahan yang sedang terjadi di dunia, dampaknya dalam dunia Pendidikan, serta bagaimana menyikapinya. Lebih jauh lagi, guru-guru diharapkan dapat melakukan hacking dan memanfaatkan teknologi di kelas agar dapat memantik kreativitas dan rasa ingin tahu siswa ke arah positif dan konstruktif untuk membangun Indonesia esok yang lebih baik.

Microsoft Innovative Educator Expert (MIEE) Magelang, Solehudin mengatakan, selain di Kecamatan Bandongan, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kecamatan Tegalrejo.

"Kegiatan ini melibatkan 15 sekolah di Indonesia, total (peserta) sekitar 700 guru dari jenjang SD, SMP, SMA maupun SMK. Untuk Kecamatan Bandongan peserta 60, sementara di Tegalrejo ada 30 orang. Sedangkan pusat acara di Ponorogo Jawa Timur," jelasnya.

Hack The Classroom Indonesia bertujuan menginspirasi guru-guru di Indonesia agar mampu mentransformasi pembelajarannya dengan pendekatan Science, Technology, Engineering and Math (STEM) agar sesuai dengan kemajuan teknologi.

Acara ini telah dilaksanakan dua kali pada 03 November 2018 dan hari ini di SDN 3 Bandongan.

Editor Fany Rachma

1 Komentar

Rokayah 09 November 2018 03:40
Selamat Bapak Ibu guru yg sudah mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Hack the Classroom. Smg bisa segera dipraktikkan dalam Proses Belajar Mengajar. Agar pembelajaran menarik dan prestadi siswa meningkat

Tambahkan Komentar