Hari Ini, Gunung Merapi Dua Kali Luncurkan Lava Pijar

Dilihat 689 kali
Visual Gunung Merapi dari Pos Ngepos Ngablak Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/12).

BERITAMAGELANG.ID - Gunung Merapi terus mengeluarkan lava pijar disertai pertumbuhan kubah lava yang terus membesar. Sepanjang Kamis (27/12), sedikitnya dua kali luncuran lava pijar terjadi, dengan status masih waspada. 


Aktivitas erupsi efusif gunung yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta itu ditandai dengan munculnya kubah lava di puncaknya.


Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi itu juga disertai guguran lava pijar secara terus menerus. 


Sesuai data rekam seismograf di Pos Pengamatan Gunung Merapi Dusun Ngepos Desa Ngablak Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, guguran lava terjadi pertama pada Kamis dini hari pukul 02.50 WIB. Selang beberapa jam kemudian, pukul 08.45 WIB luncuran lava kembali terjadi.


Sedangkan dari situs resmi BPPTKG, guguran lava pijar dua itu berjarak luncur mencapai 300 meter menuju arah Kali Gendol Yogyakarta.


"Kalo secara visual memang tidak teramati dari Magelang. Luncuran lava paling jauh 300 meter ke arah tenggara atau Kali Gendol," jelas Petugas PGM Ngepos, Triyono.


Menurut Triyono, guguran itu merupakan aktivitas gempa yang ditimbulkan oleh desakan magma dari dalam perut Gunung Merapi sehingga mendorong pembentukan kubah lava.


"Itu guguran material lava pijar dari pembentukan kubah lava di puncak," lanjutnya. 


Meski demikian, kondisi saat ini masih relatif aman untuk aktivitas masyarakat. 


"Masih aman, radius 3 kilometer," katanya.


Dari Pos Ngepos ini visual Gunung Merapi pada Kamis siang terlihat cerah dengan status di level II Waspada. Warga yang tinggal di kawasan lereng Gunung Merapi dengan radius aman di bawah jarak 3 kilometer. Petugas juga mengimbau agar masyarakat turut serta melakukan pemantauan jika sewaktu-waktu status Gunung Merapi meningkat.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar