Gerakan Berbagi Seribu Face Shield Ansor Magelang

Dilihat 225 kali
Aksi pembagian face shield pemuda Ansor Kabupaten Magelang
BERITAMAGELANG.ID - Senyum ceria menghiasi wajah ratusan santri Pondok Pesantren Darussalam Kricaan Mesir Kecamatan Salam Kabupaten Magelang saat mencoba pelindung wajah face shield.

Mereka bahagia menerima alat proteksi dari penularan covid 19 yang merupakan bantuan dari PAC ANSOR Kecamatan Salam. Pengelola Ponpes pun mengapresiasi aksi sosial tersebut.

Awalnya pemakaian face shield dirasa canggung, namun setelahnya berangsur nyaman.

Dengan menggunakan face shield para santri dan pengajar serta pengasuh menjadi semakin nyaman ketika berinteraksi dan proses belajar mengaji. 

"Walaupun agak canggung ketika awal memakai, setelah disosialisasi dan memakai dalam waktu 10 menit ternyata nyaman," kata Pengasuh Pesantren Darussalam K.H.Hadziq Sholeh, Senin (29/6/2020).

Menurut Kepala Satuan Koordinasi Nasional Bagana Chabibullah, masker dan face shield menjadi benda-benda yang paling dicari di tengah pandemik COVID-19 menjelang new normal. Maka melalui aksi berbagi APD ini merupakan satu bentuk partisipasi mendukung kebijakan pemerintah memberlakukan new normal.

Selain di Kecamatan Salam, pemuda Ansor juga membagikan face shield kepada para pedagang di pasar tradisional di Kecamatan Srumbung, dan pedagang keliling di sekitar Tugu Ireng perbatasan Jateng-DIY Kecamatan Salam.

"Kegiatan ini lebih menekankan oada pengenalan penggunaan face shield dan manfaatnya," jelas Chabib.

Di kawasan lereng Gunung Merapi, face shield menjadi hal baru bagi masyarakat. Meski demikian warga antusias mencobanya. Seperti wilayah Ngepos Desa Ngablak Kecamatan Srumbung, masyarakat terbiasa menghadapi hujan abu dari erupsi Gunung Merapi sehingga penggunaan face shield disambut antusias.

Ketua PAC Ansor Srumbung Najib Aulia Zaman berharap masyarakat khususnya para pedagang di pasar bisa mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Dipilihnya pedagang pasar dikarenakan pasar merupakan tempat dengan intensitas interaksi tinggi dari berbagai kalangan masyarakat berbagai daerah sehingga rentan terhadap penyebaran covid-19," kata Najib.

Face shield itu merupakan buatan anggota Ansor dan Banser Srumbung.

"Karena mungkin sebagian masyarakat kita merasa kurang nyaman ketika memakai masker terlalu lama. Sehingga Ansor Srumbung berinisiatif membuat face shield," ujarnya.

Hal ini selain sebagai bagian dari kampanye mentaati protokol kesehatan, sekaligus pemberdayaan ekonomi anggota Ansor.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar