DPR RI Akan Awasi Penanganan Pandemi Covid-19

Dilihat 103 kali
Seminar nasional" Dampak Pqnsemi Covid-19 Terhadap Ketahanan nasional bangsa Indonesia" di gedung Lily Rochly Akmil Magelang, Rabu (23/9/2020).

BERITAMAGELANG.ID - DPR RI akan melakukan pengawasan penanganan pandemi Covid-19, dalam bentuk panitia kerja (Panja) Ketahanan Nasional untuk mengatasi dampak virus Corona. Panja akan memfokuskan pada penanganan pandemi Covid-19 dari sisi ketahanan nasional dalam rangka mengkaji kebijakan strategis pemerintah, ketersediaan dan penggunaan anggaran.


"Serta skenario penanganan pandemi bila terjadi gelombang kedua, ketiga dan seterusnya," kata Mutia Hafid, Ketua Komisi I DPR RI dalam seminar nasional Akmil tahun 2020 "Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Ketahanan Nasional Bangsa Indonesia" di gedung lily Rochli komplek Akmil Magelang, Rabu (23/9/2020).


Mutia sebagai Keynote Speaker menyampaikan hal itu secara virtual dari Jakarta. Sedangkan Gubernur Akmil Mayjen TNI Totok Imam Santoso mengikuti seminar ini dari Tarakan Kalimantan Utara.


Mutia mengatakan, melalui panja, Komisi I telah minta pada mitra-mitra kerjanya seperti Kemhan/TNI, BIN, BSSN, Bakamia, Lemhanas dan Wantannas untuk menyusun peta jalan (road map), cetak biru (blue print), jangka waktu (time frame), tujuan dan sasaran serta rencana kerja atau aksi dalam mengatasi pandemi Covid-19.


"Kami melihat bahwa pembangunan atau peningkatan ketahanan nasional tidak hanya harus dilakukan pada aspek pertahanan/militer saja, namun juga aspek lainnya seperti ketahanan pangan di era pandemi," ujarnya.


Di era pandemi ini, aspek ketahanan pangan menjadi penting karena rendahnya kapasitas petani selama pandemi, serta sulitnya melakukan kegiatan impor sebagai akibat dari pemberhentian sementara aktivitas  guna menekan laju penyebaran Covid-19," kata mantan penyiar TV Swasta nasional ini.


Sementara itu, untuk nara sumber tatap muka dalam seminar ini menghadirkan Prof Mahfud Sholihin, Guru Besar FEB UGM, Dr. H. Ahmad Wijayanto dosen Antropologi UGM yang juga pendakwah Nasional, serta Mayjen TNI Rudianto Deputi IV Bidang Koordinator Pertahanan Negara Kemenko Polhukam RI dan dr. Ika Trisnawati, Dokter Spesialis Paru dan Ahli Covid-19 RSUP Dr. Sardjito dan UGM Yogyakarta.


Gubernur Akmil secara virtual menyampaikan, tema seminar ini sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini dalam berjuang bersama untuk mengatasi pandemi menuju Indonesia sehat, ekonomi kuat dan Indonesia maju.


Ia mengatakan, ketahanan pribadi yang kuat menjadi fondasi dasar dalam membangun ketahanan nasional. Pandemi Covid-19 secara parsial menyerang ketahanan pribadi dan pada perkembangannya berdampak luas hingga berpengaruh terhadap Ketahanan Nasional. Hal ini membutuhkan perhatian serius dan sinergi nasional dari semua komponen bangsa Indonesia.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar