BERITAMAGELANG.ID - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang terpilih menjadi lembaga kearsipan terbaik se-Jawa Tengah Tahun 2021. Demikian disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin pada acara Gelar Pengawasan Kearsipan Daerah dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib ARSIP (GNSTA) yang digelar virtual dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (25/11).
"Tahun ini Dispuspa Kabupaten Magelang terpilih menjadi lembaga kearsipan terbaik se-Jawa Tengah. Selain itu, di tingkat nasional melalui Program Pengawasan Arsip (ANRI), lembaga kearsipan kita mendapat penilaian sangat memuaskan dari Menpan RB selama dua tahun berturut-turut, yaitu tahun 2020 dan 2021, berdampingan dengan Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kebumen," ungkap Zaenal.
Tak hanya itu saja, lanjut Zaenal, pada tahun ini seorang Arsiparis dari Kabupaten Magelang telah memperoleh penghargaan sebagai Arsiparis Teladan Nasional.
"Kepada DPMPTSP, Kecamatan Ngablak, dan Kecamatan Tempuran saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena telah membangun mekanisme kinerja kearsipan dengan nilai memuaskan dan sangat baik.
Bagi instansi yang mendapat nilai baik, cukup, dan kurang agar dapat berprestasi lebih baik. Sedangkan 4 OPD yang mendapatkan nilai sangat kurang saya perintahkan untuk bekerja lebih baik lagi," pesan Zaenal.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan Gelar Pengawasan Kearsipan dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib ARSIP (GNSTA) adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
"Kemudian untuk meningkatkan tertib arsip pada perangkat daerah dengan menilai kesesuaian antara perinsip, kaidah, dan standard kearsipan dengan penyelenggara kearsipan. Selanjutnya, untuk meningkatkan kesadaran perangkat daerah dan pemerintah desa tentang pentingnya arsip sebagai bukti pelaksanaan tugas dan pertanggungjawaban," kata Bela.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar