Dispuspa Dan PKK Kabupaten Magelang Susun Rencana Kerja Transformasi 2021

Dilihat 353 kali
BERITAMAGELANG.ID - Untuk menjamin keberlanjutan program transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, terutama dalam penyediaan pelatihan dan pendampingan bagi penerima manfaat program, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang bersinergi dengan PKK menyusun rencana kerja transformasi 2021.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi menyebutkan rencana kerja transformasi yang akan dilaksanakan pada 2021 diantaranya pelatihan keterampilan/life skill sesuai dengan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dengan sasaran pelajar, kaum perempuan, dan masyarakat termarjinalkan (komunitas difabel, anak jalanan, korban narkoba.

"Beberapa waktu lalu kita juga sudah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang untuk bisa bersinergi bersama-sama untuk melaksanakan kegiatan pelatihan bagi para korban narkoba yang sudah dianggap sembuh. Alhamdulillah kita disambut dengan baik," ungkap Bela Pinarsi saat koordinasi penyusunan rencana kerja transformasi Dispuspa Kabupaten Magelang tahun 2021 di Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (6/1/2021).

Ada 12 perpustakaan desa yang sudah direplikasi dan menjadi prioritas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut diantaranya Perpustakaan Muda Bhakti Desa Ngablak Kecamatan Srumbung, Perpustakaan Rumah Pintar Desa Sedayu Kecamatan Muntilan, dan Perpustakaan Mardining Sigit Desa Mangunsari Kecamatan Sawangan. 

12 perpustakaan tersebut sudah mendapatkan bantuan sarana dan prasarana peningkatan layanan transformasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia berupa buku, komputer, smart TV, dan rak buku.

"Kalau untuk Perpusda Kabupaten Magelang sendiri insya Allah untuk tahun ini akan mendapat bantuan dari DAK Perpusnas senilai Rp 300 juta dalam bentuk komputer. Komputer itu nanti akan digunakan untuk kegiatan pelatihan," katanya.

Sementara untuk mempromosikan perpustakaan, sesuai pedoman teknis promosi Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang akan mengambil langkah salah satunya mengusulkan pengkukuhan Ketua Tim Penggerak PKK, Christanti Handayani Zaenal Arifin sebagai Bunda Literasi Kabupaten Magelang oleh Perpusnas RI.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang Christanti Zaenal Arifin mengatakan, segala kegiatan transformasi tahun 2021 yang akan dilaksanakan tersebut perlu dipetakan terlebih dahulu sesuai dengan sasaran dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu menurutnya, embrio perpustakaan di desa-desa masih perlu mendapatkan perhatian lebih. Pemahaman para kader PKK mengenai pengelolaan perpustakaan desa dirasa juga masih sangat minim. 

"Harapan kami melalui kerja sama dengan Dispuspa ini, para kader di desa bisa langsung mengaplikasikannya secara langsung," katanya.

Christanti mengatakan, literasi digital sampai saat ini masih menjadi salah satu PR yang harus dikejar. Pihaknya pun telah bekerja sama dengan Diskominfo untuk membuat SIM PKK dengan harapan akan lebih mudah untuk melakukan pelaporan ke tim penggerak PKK di atasnya. 

"Dengan adanya SIM PKK ini, kami yang berada di Kabupaten akan lebih mudah memantau setiap kegiatan PKK yang berada di desa," paparnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar