Disparpora Kabupaten Magelang Beri Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Destinasi Wisata

Dilihat 237 kali
Disparpora Kabupaten Magelang menggelar Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Destinasi Pariwisata/ Daya Tarik Wisata
BERITAMAGELANG.ID - Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) memberi pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi wisata bagi pengelola, pegiat wisata dan kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Kabupaten Magelang.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Slamet Ahmad husein mengatakan, kegiatan pelatihan ini sengaja digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait pengamanan dan keselamatan di lokasi wisata saat memberikan pelayanan. 

Pelatihan ini sangat penting mengingat keamanan dan keselamatan wisatawan yang datang berkunjung merupakan tanggung jawab pelaku usaha wisata.

"Wisata ke Magelang ora 'ngapoki' ning ngangeni (tidak membuat kapok tapi malah membuat kangen) itu harus diciptakan," kata Husein saat membuka Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Destinasi Pariwisata/ Daya Tarik Wisata di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (21/9/2021).

Menurut Husein, melalui pelatihan ini diharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pegiat wisata dan pokdarwis dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan para wisatawan secara maksimal. Dengan tercipta iklim nyaman maka membuat wisatawan ingin kembali lagi berwisata di Kabupaten Magelang.

Pariwisata merupakan sektor unggulan di Kabupaten Magelang selain pertanian dan UKM. Pariwisata juga mempunyai peranan penting dalam memajukan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Saat ini jumlah destinasi wisata di Kabupaten Magelang mencapai 200 lebih.

Untuk menciptakan kesan positif kepada wisatawan, salah satu faktor yang harus diperhatikan juga adalah keamanan dan keselamatan wisatawan. Jika wisatawan merasa aman selama di lokasi wisata, tidak akan menutup kemungkinan mereka akan datang kembali ke Magelang.

Untuk itu, Husein berharap wisata di Kabupaten Magelang juga diharapkan tetap memperhatikan aspek melindungi nilai nilai budaya, agama, dan kelestarian alam.

"Prinsip ini, dengan memperhatikan aspek lingkungan sosial budaya serta ekonomi agar pariwisata tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang," papar Husein.

Ditambahkan Husein, Candi Borobudur yang ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pelaku wisata di Kabupaten Magelang.

Karena proyeksi nanti setelah semua infrastruktur jadi sekitar 24 juta/tahun wisatawan akan masuk ke Magelang. Untuk itu dibutuhkan pengembangan kekuatan dan daya potensi pengelola destinasi wisata di Kabupaten Magelang.

"Saya berpesan untuk tetap memenuhi Prokes dalam menerapkan pariwisata berkelanjutan di era pandemi ini," tegasnya.

Kegiatan Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Destinasi Pariwisata/ Daya Tarik Wisata ini digelar hingga tiga hari ke depan 21-23 September 2021. Materi pelatihan berupa manajemen keamanan dan keselamatan destinasi diikuti oleh 40 peserta dengan narasumber 9 orang dari unsur pemerintah, praktisi dan akademisi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar