Absensi PNS Lebih Mudah Dengan Aplikasi SiABA

Dilihat 849 kali

BERITAMAGELANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten melakukan inovasi dengan meluncurkan Aplikasi SiABA (Sistem Absensi Berbasis Android). Aplikasi ini disediakan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. Tujuan dijalankannya aplikasi ini adalah untuk efisiensi anggaran pengolahan sistem presensi yang tadinya memakai fingerprint. 


Dengan menggunakan aplikasi ini maka ASN cukup memakai handphone berbasis android untuk melakukan presensi, yang dirancang semudah mungkin untuk digunakan.


Menurut Sugeng Riyadi, Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Statistik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magelang, aplikasi ini dapat menghemat anggaran sampai milyaran rupiah.


Jika menggunakan fingerprint tentu biayanya sangat besar mengingat ada 555 Sekolah Dasar (SD) dan 128 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Magelang yang belum menggunakan presensi elektronik. 


Aplikasi ini untuk memenuhi kebutuhan presensi sampai pada tingkat satuan kerja yang paling bawah yakni SD maupun SMP yang belum tersedia fingerprint. 


“Jelas lebih menghemat anggaran sampai 3 milyar,” ungkap Sugeng.


Kelebihan lain dari SIABA ini adalah tidak tergantung pada jaringan internet. Bahkan di area blank spot pun masih bisa digunakan. Karena diterapkan sistem semi online.


Kelebihan lainnya adalah, aplikasi ini tidak terlalu tergantung pada jaringan internet. Bahkan di area tanpa sinyal sekalipun masih tetap bisa digunakan. 


“Karena kita terapkan sistem semi online. Sederhaananya, kita bisa melakukan presensi dalam keadaan offline dengan cara swafoto dan menekan menu menyimpan, maka kita sudah berhasil melakukan presensi,” imbuhnya. 


Baru kemudian data yang sudah tersimpan di handphone bisa dikirim ke server di luar jam presensi.


Aplikasi presensi ini dimanfaatkan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang agar memudahkan menentukan kebijakan terkait dengan tingkat kehadiran bagi ASN sampai pada tingkatan paling bawah SD dan SMP. 


Pada senin, 5 Januari 2020 aplikasi ini sudah diunduh 7.143 ASN di seluruh Kabupaten Magelang. Sejak di uji coba pertama kali pada 2 Januari 2020, aplikasi ini terus mengalami perbaikan. Dari versi awal 2.5 saat ini sudah di upgrade ke versi 3.0. Rencananya, aplikasi ini akan dilaunching secara resmi dalam waktu dekat oleh Bupati Magelang. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar