BERITAMAGELANG.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Menuju 100 Smartcity Tahap 1 di ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang, Kamis (12/07).
Asisten Setda Kabupaten Magelang Bidang Ekbang Kesra, Agung Trijaya, menyampaikan, untuk mewujudkan Smart City, para pemimpin di daerah diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk memajukan wilayahnya masing-masing karena pada hakekatnya Smart City adalah suatu konsep untuk bagaimana melayani masyarakat dan mengelola sumber daya yang ada dengan lebih baik.
"Dan yang lebih penting adalah keberanian pemimpin di daerah untuk membuat terobosan transparansi di bidang pelayanan publik," kata Agung saat membacakan sambutan Bupati Magelang.
Hingga saat ini, Pemkab Magelang melalui Diskominfo telah berhasil menyusun Masterplan Smartcity yang di dalamnya termuat Roadmap Smartcity. Agung berharap, melalui sosialisasi ini akan didapatkan pemahaman yang komprehensif dan penyamaan persepsi tentang konsep dan terutama pelaksanaan smartcity di Kabupaten Magelang, tindak lanjut masterplan smartcity dan kesepakatan mengenai jalannya roadmap smartcity.
"Pengembangan smartcity ini dapat terwujud tiada lain dengan komitmen dari seluruh Kepala SKPD serta seluruh stakeholder di Kabupaten Magelang," lanjutnya.
Menghadapi peningkatan permintaan dan kebutuhan akan perubahan, smartcity Kabupaten Magelang menitikberatkan pada 3 hal, yang pertama menyediakan tempat yang nyaman untuk tinggal, yang kedua pengembangan yang berkelanjutan, dan yang ketiga kemakmuran ekonomi.
"Yang terpenting, agar orientasi smartcity Kabupaten Magelang harus tetap fokus pada pelayanan masyarakat," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, Dadang Somantri mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah inovatif dalam mewujudkan smartcity di wilayahnya.
"Sebuah Kabupaten/Kota bisa dikatakan sudah smart jika bisa melayani masyarakat dengan cepat, mudah, murah dan tuntas," ungkapnya.
Sementara Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Agus Liem berharap, melalui Bimtek ini bisa menyamakan persepsi pengembangan smartcity di Kabupaten Magelang.
"Kami mengharapkan masukan dan saran dari semua rekan-rekan SKPD yang hadir di sini agar masterplan smartcity Kabupaten Magelang dapat diwujudkan sesuai tupoksi masing-masing," tandasnya.

Bimtek Gerakan Menuju 100 Smartcity menghadirkan narasumber Andi Yuniantoro dari Inixindo Yogyakarta, Adi Mulyanto dari Institut Teknologi Bandung, dan Agung Basuki dari Ditjen Aptika Kementerian Kominfo.
Bimtek digelar dua hari pada 12 - 13 Juli 2018, diikuti ratusan peserta dari Dewan Smartcity, Tim Pelaksana seluruh SKPD Kab Magelang, para akademisi dari Universitas Muhammadiyah Magelang dan Universitas Tidar, stakeholder, juga pendamping dari Kementerian Kominfo RI.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar