Pagelaran Wayang Kulit Lestarikan Budaya Bangsa

Dilihat 101 kali
Plt Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Slamet Ahmad Husein menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Adi Sulistyo

BERITAMAGELANG.ID - Menjadi sarana pemersatu sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya bangsa, Pemerintah Kabupaten Magelang kembali menggelar Pagelaran Seni Budaya Wayang Kulit dengan Lakon Wahyu Songsong Tunggul Kedaton dengan dalang Ki Adi Sulistyo dari Kecamatan Mungkid, yang diselenggarakan di halaman Balai Desa Ngawen Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, Sabtu (09/03) malam. 

Plt Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Slamet Ahmad Husein mengungkapkan saat ini seni budaya Jawa semakin lama semakin luntur karena tergerus globalisasi yang tidak bisa dibendung oleh siapapun.

"Budaya Jawa contohnya wayang kulit itu harus dilestarikan. Wayang kulit bukan hanya buat ajang pemersatu saja, namun juga mempunyai aturan yang lebih penting contohnya adalah norma kesusilaan, itu bisa dilihat karena wayang kulit bisa mengingatkan yaitu memberi atau selalu menghormati orang lain," jelasnya. 

Lebih lanjut Ahmad Husein berharap agar budaya seni wayang tidak surut. Ia mengajak bersama - sama menjaga seni budaya wayang kulit melalui sarana pendidikan, keluarga, pendidikan yang ada di sekolah ataupun masyarakat.

''Pendidikan di sekolah bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan seni wayang kulit. Pemerintah Kabupaten Magelang sendiri saat ini mempunyai perhatian yang sangat besar untuk memajukan atau menjaga seni budaya. Adanya kurikulum muatan lokal di sekolah adalah salah satu contohnya," lanjutnya. 

Ahmad Husein sangat mengapresiasi SMP Negeri 3 Muntilan yang sudah melaksanakan  pembinaan karakter siswa melalui wayang masuk sekolah.

"Sudah saya sampaikan ke bapak Bupati dan diharapakan tahun ini ada minimal 1 eks kawedanan ada yang menyelenggarakan seperti SMP Negeri 3 Muntilan. Tahun berikutnya kalau bisa 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang bisa melaksanakan seperti itu," harapnya. 

Dalam pagelaran tersebut juga menghadirkan dalang cilik Dananjoyo asal Kecamatan Ngluwar dan Tegar asal SD Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar