Dinas Perdagangan Gelar Operasi Pasar Komoditas Gula Pasir

Dilihat 207 kali

BERITAMAGELANG.ID - Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) dan UKM Kabupaten Magelang menggelar operasi pasar khusus komoditas gula pasir. Dalam operasi pasar murah kali ini disiapkan gula pasir sebanyak 3-5 ton seharga Rp 12.500/kg. Saat ini, harga gula pasir di pasaran masih mencapai Rp 16.000-17.000/kg.


"Tujuan utama operasi pasar ini berusaha menstabilkan harga gula di masyarakat yang akhir-akhir ini cukup mahal untuk beli di toko-toko," ungkap Kepala Disdagkop dan UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim di sela kegiatan operasi pasar murah di kantornya, Kamis (14/5/2020).


Basirul mengatakan, kegiatan operasi pasar murah kali ini hanya dipusatkan di halaman Kantor Disdagkop dan UKM Kabupaten Magelang dengan sasaran masyarakat umum. 


"Kami harap ini akan sangat membantu dan meringankan beban masyarakat di tengah-tengah pandemi covid-19 terutama menjelang lebaran," harapnya.


Kabid Perdagangan pada Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Agung Purwadi, menambahkan, harga gula di tengah pandemi covid-19 ditambah lagi menjelang lebaran, memang mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Sementara harga kebutuhan pokok yang lainnya relatif stabil.


"Yang naik memang hanya gula dan agak lama hampir satu setengah bulan ini," ungkapnya.


Selain itu komoditas lain yang harganya agak naik adalah bawang putih mencapai Rp 38.000-40.000/kg padahal harga normal biasanya Rp 35.000. 


"Harga telur dan daging ayam malah turun dari harga normal. Selain itu minyak juga sempat naik sedikit, tetapi saat ini sudah mulai stabil kembali," imbuhnya.


Agung berpesan, bagi masyarakat yang ingin membeli gula pasir harus menggunakan masker, melalui petugas dengan pemeriksaan suhu tubuh, mengambil nomor antrean, menunggu dengan tertib, menjaga jarak (physical distancing) di tempat duduk yang sudah disediakan. 


"Kemudian saat melakukan pembelian dipanggil satu per satu sesuai nomor antrean. Satu orang dibatasi hanya boleh membeli paling banyak 4 kilogram," pungkas Agung.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar