BERITAMAGELANG.ID - Politik jangan sampai memisahkan persahabatan sesama anak bangsa karena sebenarnya perbedaan itu indah. Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kegiatan Kemah Dialog Budaya dan Penanggulangan Tekad Laku Kerja Menuju Indonesia Bahagia, Sabtu (16/02) di Dusun Wanasri Desa Tirtosari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Acara tersebut juga disiarkan langsung Radio Gemilang 96,8 FM dan media sosial Radio Gemilang.
"Kita ini cuma melakukan tradisi politik lima tahunan, loyalitasnya itu sebenarnya hanya lima tahunan karena setelah itu bisa diusung partai lain, kecuali dia punya ideologi, punya pilihan," jelasnya.
Lebih lanjut Ganjar mengatakan, menjadi seorang Gubernur hanya sebuah mandat.
"Maka saya tulis di Facebook, Twitter saya, 'Tuanku Rakyat'. Boleh setuju boleh tidak, dibully juga tidak apa-apa saya pokoknya itu statement hati saya," paparnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Kemah Budaya Edy Nasri mengatakan hasil diskusi akan digunakan membangun masyarakat, dan pesertanya seluruh masyarakat Jawa Tengah.
"Kami berharap di daerah-daerah lain bisa dilakukan suatu acara bentuknya apapun. Kalau di sini dengan bentuk Kemah Budaya Menuju Indonesia Bahagia, harapannya hasil diskusi kami di sin bisa membangun masyarakat secara menyeluruh,bukan hanya mengenai Pilpres, Pileg dan pemilihan lainnya. Tetapi kita lebih menekankan ke depan bagaimana membangun bangsa ini menyadari bahwa ini menjadi suatu tanggung jawab NKRI menjadi hal paling utama," kata dia.
Selain menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai narasumber lain dalam dialog budaya tersebut, yakni Pemerhati Budaya RD Antonius Banu Kurbianto, Gus Umar Fayuni dan Budayawan Triyanto Triwikromo.
"Pemimpin dimanapun juga kriteria yang paling awal yang harus dinilai adalah apakah sosok tersebut sosok yang lebih kerahmatan dibanding yang lain," imbuh Pemerhati Budaya, Gus Umar.
@kominfomagelang 🇮🇩 30 hari gotong royong, hasilnya nyata! TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di Desa Giri Kulon, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang resmi ditutup. Jalan cor 500 meter, talud, dan saluran air berhasil diselesaikan 100% untuk mendukung akses dan aktivitas masyarakat. 💪 TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. “TMMD: Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” 🇮🇩🤝 Semoga hasil pembangunan ini bermanfaat dan terus dirawat bersama demi kemajuan Desa Giri Kulon. #TMMD #magelang24jam #Secang ♬ original sound - kominfomagelang
0 Komentar