Desa Wisata Karanganyar Borobudur 50 Terbaik di Indonesia

Dilihat 851 kali

BERITAMAGELANG.ID - Desa Wisata Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang masuk dalam 50 desa wisata terbaik di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di Balkondes Karanganyar, Selasa (12/10).


"Kami mengucapkan selamat kepada Desa Karanganyar yang telah terpilih sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia. Melalui capaian ini kami berharap dapat mendorong dan memotivasi desa-desa wisata yang lain," ucap, Sandiaga Uno saat memberikan penghargaan kepada Desa Wisata Karanganyar.


Sandiaga menjelaskan, terpilihnya desa wisata Karanganyar sebagai salah satu dari 50 desa wisata terbaik di Indonesia bukanlah tanpa sebab, namun karena memiliki berbagai potensi baik dari segi kearifan lokal, keindahan, dan ekonomi kreatif.


Dari Desa Karanganyar, wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan alam dari spot yang strategis untuk menikmati sunset dan sunrise. Ditambah lagi dapat melihat langsung bangunan bersejarah Candi Borobudur.


"Yang menarik, Desa Karanganyar ini juga sudah terkenal dengan kerajinan gerabahnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan," ungkapnya.


Menurut Menparekraf, pariwisata adalah tentang industri kebahagiaan. Maka sebagai pelaku wisata harus mampu mengajak masyarakat untuk datang dengan membawa ‘feel good’.


"Saya rasa ini akan menjadi daya tarik yang luar biasa melebihi daya tarik semua," katanya.


Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto berharap dengan kehadiran Menparekraf bisa membangkitakn kembali wisata di kawasan Borobudur, khususnya Desa Wisata Karanganyar.


Ia juga mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Desa Wisata Karanganyar sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.


"Mudah-mudahan prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kembali untuk menumbuhkan minat wisatawan yang akan berkunjung di kawasan Borobudur," pungkas Adi.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar