Datang Yuk! Ada Warung Jasa Konsultasi Melupakan Mantan di Pasar Temon Kajoran

Dilihat 343 kali

BERITAMAGELANG.ID - Para pecinta kuliner kembali akan dimanjakan dengan beragam jajanan di Pasar Temon Pinggir Sawah yang akan digelar Minggu (15/9) di Dusun Sedhan Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang, mulai pukul 7 pagi hingga 11 siang. Uniknya, acara ini menyediakan stand khusus jasa konsultasi melupakan mantan pacar, terutama bagi kaum milenial. 


"Stand jasa melupakan mantan ini nanti dijaga seorang psikolog. Kalau Anda selama ini sering galau sulit tidur gara-gara selalu terbayang mantan (pacar) silakan bisa diikhtiarkan di sini", kata Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Muhammad Ainur Rofiq, Selasa (10/9). 


Acara dengan konsep pasar tradisi zaman dulu ini akan menyuguhkan setidaknya 100 macam produk khas buatan warga Desa Sambak, mulai dari makanan, minuman juga kerajinan tangan. 


Selain bisa memanjakan lidah dengan berbagai citarasa kuliner khas desa, pengunjung juga akan disuguhi pemandangan alam yang menyegarkan mata. Pasalnya, pasar tradisi ini digelar persis di tepian sawah dengan latar belakang Bukit Potorono yang menghijau. 


"Rencananya pasar tradisi ini akan digelar setiap selapan hari (35 hari) sekali," lanjut Rofiq.


Dikatakan Rofiq, sesuai namanya, Pasar Temon ini memiliki filosofi sebagai tempat untuk bertemu. Temon adalah satu kata dalam bahasa Jawa yang artinya bertemu. Maka pasar ini adalah sarana untuk bertemunya pedagang dengan penjual, bertemunya seseorang dengan kawan lamanya, dengan saudara jauhnya dan lain sebagainya. Ini selaras dengan tagline Pasar Temon yakni “Merawat tradisi menjalin silaturahmi".


Acara ini juga akan diramaikan dengan pertunjukan kesenian brodut (kubro dangdut) Manunggal Roso Sejati dari Dusun Jarakan Desa Sambak. Ada pula senam lansia yang dibuka untuk umum. 


Masih ada satu lagi yang akan membuat acara pasar tradisi semakin berkesan, ialah pameran aneka reptil dari komunitas Reptil Keeper Magelang. Berbagai macam reptil akan dipamerkan mulai dari ular hingga biawak. 


Pasar Temon Pinggir Sawah ini, lanjut Rofiq, melibatkan seluruh kelembagaan yang ada di desanya. BUMDes, kata dia, hanya menginisiasi di awal saja. 


"Mulai dari ibu-ibu PKK, LPP, komunitas senam lansia sampai forum anak semua terlibat dalam acara ini," paparnya.


Untuk sampai ke lokasi Pasar Temon, pengunjung diminta untuk parkir di pinggir jalan raya, sekitar 500 meter dari lokasi. Selanjutnya pengunjung bisa berjalan kaki sambil menikmati panorama pedesaan yang asri. Atau bisa pula naik ojek yang telah disediakan panitia hanya dengan ongkos 2 ribu rupiah.


"Sementara untuk masuk ke area pasar tidak perlu bayar tiket. Cukup tukarkan uang dengan benggol terlebih dahulu untuk bisa membeli berbagai produk yang dijual pedagang," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar