Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Polres Magelang Bangun Monumen

Dilihat 1321 kali
Kapolres Magelang, AKBP Hindarsono bersama pejabat instansi terkait meresmikan monumen kecelakaan lalu lintas di Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor agar selalu waspada dan hati-hati saat berkendara. Seperti yang dilakukan oleh Polres Magelang ini.

Bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Polres Magelang membangun monumen kecelakaan lalu lintas. Lokasi monumen ini dipilih di titik yang merupakan daerah rawan dan memang kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.

"Tujuan kita membangun monumen ini adalah untuk mengingatkan para pengguna jalan agar tertib dan berhati-hati saat mengendarai kendaraan bermotor," ujar Kapolres Magelang, AKBP Hindarsono, Minggu (1/10).

Monumen kecelakaan lalu lintas yang dibangun di Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang menampilkan bangkai mobil dan motor rusak usai menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Bangunan setinggi lima meter itu bertuliskan Monumen Kecelakaan Lalu Lintas dan Lambat Satlantas, DPU, Dishub dan Pemda Magelang.

"Kita akan komunikasikan ke pihak terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar jalan sebelum monumen dipasangi speed trap. Sehingga pengguna jalan bisa pelan-pelan dan melihat monumen ini," imbuh Hindarsono.

Selain itu, pihaknya juga berencana memasang speed trap serta rambu di beberapa titik lain. Terutama di jalur utama yang menjadi daerah rawan kecelakaan lalu lintas.

"Saat ini kita sudah mapping untuk pembangunan monumen lain di jalur utama Magelang," ungkapnya.

Hindarsono berharap, pembangunan monumen ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas dan lebih berhati-hati. Dengan demikian, akan membantu mewujudkan Kabupaten Magelang sebagai wilayah zero insident kecelakaan.

"Yang pasti, harus saling mengingatkan dan sosialisasi terhadap sesama. Khususnya kepada generasi muda," katanya.

Kasat Lantas Polres Magelang, AKP Didi Dewantoro menambahkan, pembangunan monumen ini adalah bentuk tindak lanjut program tahun keselamatan berlalu lintas 2017. 

"Monumen ini masuk dalam kategori edukasi. Diharapkan monumen ini bisa memberikan peringatan bagi pengendara agar lebih berhati-hati dalam berkendara," katanya. - (amb)

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar