Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Magelang Mendekati 40 Persen

Dilihat 1261 kali
Foto: Pixabay.com

BERITAMAGELANG.ID - Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Magelang, terus meningkat. Hingga Kamis (21/10/2021) telah mencapai 39,41 persen atau 405.573 suntikan. Sedangkan dosis kedua 16,33 persen atau 168.084 vaksinasi. Selain itu dosis ketiga, yang dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes), mencapai 2.538 suntikan atau 0,25 persen.


"Kami akan terus melakukan vaksinasi di sejumlah tempat. Selain di beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, juga di lokasi-lokasi yang ditentukan, salah satunya balai desa. Tim pelaksananya, selain dengan dinas kesehatan juga dengan aparat TNI, Polri, BIN dan lainnya," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.


Seperti yang dilakukan BIN (Badan Intelejen Negara) pagi tadi di sejumlah sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Magelang. Target sasaran vaksinasi yang dilakukan, adalah pelajar dan para santri, total sekitar 3.500 orang. 


“Semoga apa yang kami lakukan bersama sejumlah lembaga ini, dapat membantu tercapainya target vaksinasi pemerintah khususnya di wilayah Kabupaten Magelang. Di sisi lain juga untuk pembentukan herd immunity serta menghambat laju penyebaran Covid-19," harapnya.


Tujuan lain, juga agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal termasuk proses pembelajaran dan ekonomi nasional kembali pulih.


“Di samping itu juga sebagai bentuk komitmen BIN dalam menyiapkan generasi muda penerus bangsa yang sehat dan cerdas," ungkapnya.


Sementara pada hari ini, tidak ada penambahan pasien Covid-19 maupun meninggal. Justru ada tambahan pasien sembuh. Mereka tersebar di Kecamatan Mertoyudan, Borobudur dan Secang. 


“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.878 orang. Rinciannya, 32 dalam penyembuhan, 21.738 sembuh dan 1.108 meninggal," lanjut Nanda.


Sedangkan pasien suspek, ada tambahan dua pasien baru. Keduanya berasal dari Kecamatan Borobudur. 


“Kini jumlah total pasien suspek menjadi 2.934 orang. Terdiri dari 35 dirawat, 2.363 sembuh, 40 isolasi mandiri dan 496 selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar