Candi Borobudur Segera Simulasi Buka Kembali

Dilihat 190 kali
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Dan Olahraga, Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein saat memberikan materi dalam pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay / Pondok Wisata

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 20 tempat wisata di Jawa dan Bali akan diuji coba buka kembali. Di Kabupaten Magelang, Candi Borobudur menjadi salah satu Daya Tarik Wisata yang akan dibuka dalam pelaksanaan simulasi tersebut.


"Hasil rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebanyak 20 obyek wisata Jawa Bali persiapan pelonggaran untuk wilayah PPKM level 1, 2 dan 3," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein, dalam kegiatan Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay / Pondok Wisata di Grand Artos Hotel Magelang, Rabu (8/9/2021). 


Untuk wilayah Jawa Tengah adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, Grand Maerakaca dan Taman Satwa Taru Jurug.


Dari hasil rapat pada Selasa (7/9/2021), pada PPKM level 1, 2 dan 3 akan dilakukan pembukaan tempat wisata, dengan persyaratan, pengunjung berusia di atas 12 tahun, wahana air pada tempat wisata tidak diizinkan, menentukan titik kritis (pelanggaran prokes) untuk melaksanakan evaluasi administrasi dan teknis. 


"Menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, memiliki mekanisme pengawasan, evaluasi dan pelaporan," lanjut Husein.


Bagi Homestay atau Pondok Wisata harus memiliki sertifikat CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).


"Selain penerapan CHSE dan protokol kesehatan, juga ditambah dengan sudah vaksinasi. Hal tersebut berlaku untuk wisatawan, serta pengelola wisata.


Karena masih bersifat kelonggaran dalam simulasi ini hanya diperbolehkan 25% dari kapasitas normal," jelas Husein.


Husein menambahkan, persiapan pembukaan simulasi Candi Borobudur akan dilakukan dalam waktu dekat ini. 


"Candi Borobudur sudah siap akan dibuka dalam simulasi, dan Daya Tarik Wisata lainnya sudah siap ikuti simulasi sesuai pedoman yang sudah diterbitkan," tandas Husein.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar