Bupati Serahkan 155 SK Pensiun

Dilihat 391 kali

BERITAMAGELANG.ID - Sebanyak 155 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang menerima Surat Keputusan (SK) pensiun TMT 1 April-1 Juni 2020. SK pensiun tersebut diserahkan langsung Bupati Magelang Zaenal Arifin di Pendopo Soepardi, kompleks Setda Kabupaten Magelang, Kamis (5/3/2020).


Dalam sambutannya, Zaenal Arifin, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja iklas yang sudah diberikan selama ini untuk mendukung kesuksesan pembangunan di Kabupaten Magelang sesuai dengan bidang dan tugasnya masing-masing.


"Kurang lebih 30 tahun bapak ibu telah memberikan pengabdian panjang terhadap masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak ibu sekalian yang telah memberikan energinya selama ini," ucap Zaenal setelah menyerahkan SK pensiun.


Menurutnya, ada hikmah yang bisa dipetik dari acara penyerahan SK pensiun tersebut. Zaenal menjelaskan bahwa, dahulu penyerahan SK pensiun tidak dilaksanakan seperti ini. Tapi sekarang ini memang secara regulasi dan aturan perundang-undangan harus diagendakan atau diacarakan. 


"Tentunya dengan diacarakan seperti ini bisa mengingatkan kita kembali. Bahwa kita ini memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," katanya.


Seperti biasanya, pada penyerahan SK Pensiun ini, para PNS harus memberikan sedekah dalam bentuk buku ataupun bibit pohon sesuai dengan Keputusan Bupati.


Dalam kesempatan yang sama, Zaenal juga mengingatkan kepada para PNS yang baru saja menerima SK Pensiun untuk lebih meningkatkan kinerjanya di masa-masa akhir bekerjanya.


"Masih ada waktu paling tidak satu bulan ke depan untuk dimanfaatkan," tuturnya.


Sekretaris BKPPD Kabupaten Magelang, Arief Kustanto, menjelaskan, penyerahan SK Pensiun tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada PNS yang telah purna.


Dalam laporannya, Arief menyebutkan penyerahan SK Pensiun TMT 1 April 2020 sebanyak 48 buah, TMT 1 Mei 2020 sebanyak 50 buah, sementara TMT 1 Juni 2020 sebanyak 57 buah.


Menurut Arief jumlah PNS yang pensiun dengan rekrutmen CPNS saat ini memang tidak sebanding. Hal ini disebabkan oleh moratorium CPNS yang dilakukan oleh pemerintah pusat.


"Tentu hal ini akan menimbulkan kekurangan tenaga PNS. Ada beberapa cara untuk menanggulangi hal tersebut, yang pertama kalau di pendidikan ada GTT PTT, sementara di unit lain ada rekrutmen tenaga supporting staf dan THL (Tenaga Harian Lepas)," pungkas Arief.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar