BPBD Kabupaten Magelang Siaga Kekeringan Hingga Oktober

Dilihat 997 kali
Droping air bersih oleh BPBD Kabupaten Magelang.

BERITAMAGELANG.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Magelang memperkirakan, puncak musim kemarau masih akan terjadi hingga akhir Oktober 2019. Warga yang dilanda kekeringan untuk Kabupaten Magelang tersebar di lereng lereng gunung.

"Prediksi kemarau dari BMKG akan berlangsung hingga kisaran durasinya pada dasarian ketiga yakni bulan Oktober," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Magelang, Pranowo di kantornya, Senin (23/9).

Sesuai data BPBD, daerah yang dilanda kekeringan setiap musim kemarau di Kabupaten Magelang merupakan daerah tinggi yang secara geografis berada di lereng Gunung Sumbing, Menoreh dan Andong.

"Khususnya kalau desanya dalam wilayah lima kecamatan yang utama sering minta bantuan droping air pada masa kekeringan Tempuran, Grabag, Salaman, Tempuran Bandongan, dan Borobudur," jelas Pranowo.

Hingga saat ini, BPBD juga belum menerima laporan terkait dampak kebakaran Gunung Sumbing, Merapi, dan Merbabu terhadap sumber air warga.

"Sementara ini karena kejadian yang sering terjadi di musim kemarau kekeringan. Kemungkinan dari masyarakat di sekitarnya belum ada keluhan permintaan air bersih dari warga yang ada di tiga titik gunung tersebut.

Untuk dua desa di wilayah Kecamatan Grabag, lanjut Pranowo merupakan titik baru kekeringan yang mengajukan bantuan air bersih pekan ini.

"Daerah yang terbaru, Desa Ketawang dan Sugihmas Grabag ada permintaan droping air karena kesulitan air. Kedua desa tersebut pernah meminta droping air pada tahun 2018 lalu," imbuhnya.

Menurut Pranowo, hingga pertengahan September ini, BPBD Kabupaten Magelang telah menyalurkan sekitar 103 tangki atau 515.000 liter air bersih ke titik-titik kekeringan. Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah lantaran musim kemarau masih melanda.

"Mudah-mudahan tidak begitu meluas, tapi permintaan juga masih ada pada tempat kami. Setiap ada permintaan kita juga sanggupi, kita jadwalkan untuk segera kita droping. Kita layani agar masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih cepat terlayani," ungkapnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar