Boyband Westlife Hibur 8.000 Penggemar di Borobudur

Dilihat 159 kali
Personil Super Group Boyband Westlife menghipnotis 8.000 penonton dalam konser "WESTLIFE The Twenty Tour” Borobudur Symphony.

BERITAMAGELANG.ID - Tak kurang dari 8.000 penonton saksikan Konser Westlife di Candi Borobudur, dengan tata cahaya di atas panggung yang megah. Pertunjukan dengan konsep multimedia dan perpaduan layar video sebagai pengiring visual lagu-lagu yang dibawakan oleh oleh Shane Filan, Kian Egan, Nicky Byrne dan Mark Feehily, berpadu apik dalam 'WESTLIFE The Twenty Tour' Borobudur Symphony, Sabtu (31/8) malam di Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah.


'Hello My Love', salah satu lagu terbaru dari Westlife menjadi lagu pembuka bagi pertunjukan mereka pada malam hari ini. Lagu itu seakan menjadi sapaan indah yang pertama kali diucapkan oleh para personil grup musik yang terbentuk pada 3 Juli 1998 silam tersebut seraya langsung mengajak kembali bernyanyi lewat lagu 'Swear It Again', dan kemudian dilanjutkan dengan nyanyian indah dari tembang berjudul 'What About Now'.


"Welcome to Westlife The Twenty Tour, it's great to be back in Indonesia. We love this place, we love you so much guys! Thank you for all the love," kata Shane Filan dari atas panggung. Seperti tak ingin memberikan waktu rehat yang lama untuk para penontonnya, Westlife pun langsung menyanyikan lagu 'My Love' sebagai lagu keempatnya.


Selain Hello My Love, Swear It Again, What About Now dan My Love, di atas panggung WESTLIFE The Twenty Tour Borobudur Symphony, grup musik asal Irlandia ini pun berhasil membawakan sederet karya-karya terbaik mereka lainnya. Di antaranya seperti Looking Like That, Uptown Girl, If I Let You Go, Better Man, I Have a Dream dan masih banyak lagi. Bahkan, karya-karya terbaik dari super band Queen pun sempat mereka bawakan dalam konser tersebut.


CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi mengatakan, pertunjukan WESTLIFE The Twenty Tour Borobudur Symphony berlangsung sesuai dengan apa yang diharapankan oleh pihaknya. Tak hanya bagi pihak penyelenggara, konser ini mampu memberikan rasa bahagia kepada para penonton yang hadir maupun bagi para personil Westlife sendiri. Antusias dari seluruh pihak yang terlibat di dalamnya sangat besar terhadap konser ini.


"Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan yang kami harapkan selama ini. Saya bisa merasakan betul bagaimana kebahagiaan terjadi selama penyelenggaraan konser. Bahkan yang luar biasanya lagi, banyak penonton yang telah menyaksikan pertunjukan Westlife di Jakarta dan Palembang kemarin kembali menyaksikan pertunjukan mereka (Westlife) di Candi Borobudur," papar Anas.


Anas menambahkan, pertunjukan musik yang kerap pihaknya gelar di situs-situs bersejarah di Indonesia tidak hanya menjadi sebuah momen dimana masyarakat bisa menikmati sajian konser berkualitas. Di sini pihaknya ingin memberikan kesempatan yang lebih mernaik kepada masyarakat, dimana mereka bisa mengenal warisan nenek moyang yang sudah ada sejak lama dengan cara lebih menyenangkan.


Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono selaku Co Promotor dari konser WESTLIFE The Twenty Tour Borobudur Symphony menjelaskan, sama seperti yang disampaikan oleh Anas, semua upaya yang dilakukan oleh pihaknya melalui Borobudur Symphony maupun Prambanan Jazz Festival, selalu memiliki tujuan untuk memberikan cara yang berbeda bagi masyarakat untuk mengenal warisan yang dimiliki negerinya. Hal ini diharapkan akan menibulkan efek di mana masyarakat lebih mencintai sesuatu yang sudah bangsanya sendiri miliki sejak lama.


"Hadirnya pagelaran musik seperti Borobudur Symphony dan Prambanan Jazz Festival, ini membuat kecintaan generansi muda kepada Borobudur, Prambanan menjadi lebih tinggi. Hal ini terbukti ketika saat mereka memposting di media sosialnya masing-masing, tentang kegiatan mereka saat menyaksikan pertunjukan musik di Prambanan maupun Borobudur.


Ini menjadi bagian target dari kami bagaimana mengenalkan warisan budaya yang dimiliki bangsa kita dicintai oleh generasi muda karena merekalah yang nantinya yang akan menjaga apa yang selama ini telah dijaga. Alhamdulillah dengan adanya konser-konser internasional seperti ini semakin mendekatkan mereka dengan situs bersejarah," jelas Edy.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar