Beruntun, Angin Kencang Melanda Kabupaten Magelang

Dilihat 423 kali
Penanganan bencana angin kencang di Kabupaten Magelang Minggu (08/12/2019).

BERITAMAGELANG.ID - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magelang. Bencana yang terjadi sejak Sabtu (7/12/2019) dan Minggu (8/12/2019) sore itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang menutup jalan dan merusak sejumlah rumah warga. 


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, hujan intensitas sedang hingga lebat, serta disertai angin kencang terjadi sejak pukul 15.00 WIB pada Sabtu (7/12/2019) lalu.


Dampak angin kencang, pohon tumbang yang menyebabkan enam rumah warga rusak ringan, menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik.


"Hujan sedang dan lebat disertai angin kencang itu menyebabkan pohon tumbang yang berdampak enam rumah rusak ringan, menutup akses jalan, dan menimpa jaringan listrik," kata Edy.


Dampak angin kencang di kecamatan Mertoyudan, pohon tumbang sempat menutup akses jalan di Perumahan Panca Arga, Desa Banyurojo; Dusun Nglerep, Desa Deyangan; Dusun Manggoran, Desa Permitan; Desa Kalinegoro. Dua rumah warga rusak ringan di Dusun Kelegen, Desa Donorojo.


Kecamatan Salaman, satu rumah rusak ringan dan jaringan listrik tertimpa pohon tumbang di Dusun Dawungan, Desa Ngadirejo.


Di Kecamatan Borobudur, satu rumpun bambu roboh menimpa makam di Dusun Sembungan Desa Kembanglimus.


Sebatang pohon tumbang menutup akses jalan Ngroto - Sigug di Dusun Sigug, Desa Bumiharjo.


Di Kecamatan Tempuran, dua rumah warga rusak ringan akibat tertimpa pohon di Dusun Tegalsari, Dusun Boto, Dusun Sumber, Desa Sumberarum. Kecamatan Ngluwar, satu rumah rusak ringan di Dusun Karangrejo, dan Dusun Karangasem, Desa Blongkeng.


Kecamatan Tegalrejo, satu rumpun pohon bambu roboh dan sempat menutup akses jalan Tegalrejo - Candimulyo di Dusun Peterongan, Desa Tegalrejo. 


Kemudian di Kecamatan Srumbung, pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan Dusun Jarakan, Desa Pucanganom.


Sementara itu, pada Minggu (8/12/2019) angin kencang kembali melanda Kabupaten Magelang. Sedikitnya 23 desa yang tersebar di 9 kecamatan yakni Muntilan, Mertoyudan, Ngluwar, Sawangan, Borobudur Salam, Tempuran dan Mungkid terdampak kejadian itu.


Berdasar data BPBD kabupaten Magelang sedikitnya 13 rumah rusak ringan, akses jalan tertutup, dan jaringan listrik terputus.


Edy menuturkan, tim dari BPBD Kabupaten Magelang, dengan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, relawan dan warga langsung melakukan penanganan di titik terjadinya bencana.


"Penanganan pohon dilakukan secara cepat. Rumah warga yang rusak ditangani sesudahnya," ujarnya.


Edy menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan curah hujan dan potensi angin kencang di musim pancaroba ini. Mengingat data tahun 2018 semua wilayah di Kabupaten Magelang memiliki potensi bencana itu.


"Catatan tahun lalu semua kecamatan pernah terjadi angin kencang," pungkasnya.


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar