Tertimbun Longsor Lebih Dari Satu Jam, Dua Kepala Keluarga Berhasil Diselamatkan

Dilihat 547 kali
Dua keluarga di puncak perbukitan Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang terkubur material longsor saat berada di dalam rumah, beruntung setelah berjuang selama kurang lebih dua jam mereka berhasil diselamatkan warga.


BERITAMAGELANG.ID - Hujan tanpa henti menyebabkan bencana tanah longsor di wilayah perbukitan Menoreh pada Kamis (15/02) malam. Akibatnya, satu rumah milik Sumarno (43 th) warga Dusun Sigabuk Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, rusak terkubur.

"Saya melihat istri, anak, menantu dan cucu terkubur material tanah setinggi satu meter di salah satu ruangan yang tersisa," ungkap Sumarno saat ditemui beritamagelang.id.

Dengan alat seadanya, Sumarno dibantu warga berhasil menyelamatkan anggota keluarganya dan langsung dibawa ke Puskesmas Salaman untuk dirawat. Keempat korban yakni Mursinah (54 th), Rasono (27 th), menantunya, Nurjanah (24 th), dan cucu Ipin (4 tahun) mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki.

Keempat korban terjebak lebih dari satu jam di antara material longsoran dalam salah satu ruangan rumah yang tersisa. Setelah semua korban keluar dari ancaman maut, longsor susulan terjadi hingga mengubur rumah yang berada di puncak bukit Menoreh, perbatasan Magelang dan Kulonprogo tersebut.

Menurut Sumarno, sebelum longsor besar mengubur rumahnya, terjadi hujan deras dari siang hingga malam. Semula longsor memang terjadi beberapa kali dalam volume kecil. Namun, pada Kamis sekitar pukul 22.00 WIB saat ia berada di rumah tetangga untuk mengikuti pengajian tahlil, terjadi longsor besar disertai suara gemuruh.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupaiah. Sementara itu Sumarno beserta anggota keluarganya yang masih mengalami trauma terpaksa mengungsi di rumah tetangga yang dianggap aman dari longsor susulan.

Upaya evakuasi barang dan membersihkan material yang masih bisa diselamatkan langsung dilakukan pada Jumat pagi oleh ratusan warga dibantu personil gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan Kabupaten Magelang dan Kulonprogo.

TIM BPBD Kabupaten Magelang juga langsung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan logistik, peralatan tidur, sejumlah peralatan dapur dan air bersih.




Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar