Bersama Timnas Senior, Bagus Kahfi Jelang Kualifikasi Piala Dunia

Dilihat 886 kali
Amirudin Bagus Kahfi jalani pelatihan dengan Timnas sepakbola senior di Jakarta

BERITAMAGELANG.ID - Pemain sepakbola asal Dusun Sindas Desa Pancuranmas Secang Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Amirudin Bagus Kahfi diundang Tim Nasional senior untuk menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Saat ini, yang bersangkutan sudah bergabung di pemusatan latihan untuk kesiapan Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2020 putaran 2. 


Orang tua Bagus tidak menyangka dan mengaku terkejut dengan prestasi anaknya. 


"Ini sangat mengejutkan. Saya tidak menyangka dengan kabar bahagia ini. Hampir tidak percaya kalau Bagus dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta," kata  orang tua sekaligus manager Bagus, Zuni Puji Istiono, saat dihubungi Jumat (23/8).


Menurutnya, pemanggilan salah satu putra kembarnya ini menjadi rezeki yang luar biasa.


"Saya sangat bersyukur atas limpahan pengalaman yang sangat berharga untuk anak saya," ucapnya.


Ia pertama kali diberitahu oleh Bagus ketika baru pulang mengikuti ajang AFF U-18 di Vietnam, 6-19 Agustus lalu. Bagus bergabung setelah mengalahkan timnas Myanmar di pertandingan perebutan peringkat tiga.


"Saat itu baru pulang dari Vietnam dan masih berada di Jakarta, tiba-tiba Bagus kirim kabar ada surat panggilan untuk bergabung Timnas senior. Saya sampai tidak bisa berkata apa-apa," tutur Zuni.


Saat ini, si kembar Amirudin Bagus Kahfi dan Amirudin Bagas Kaffa bergabung dengan klub PS Barito Putera Banjarmasin Kalimantan Selatan.


Meskipun dari si kembar yang dipanggil ke timnas senior hanya seorang, menurut Zuni, tidak masalah. 


"Justru Bagas terus memberikan dukungan dan support kepada adik kembarnya untuk  giat berlatih agar prestasinya semakin bagus," ungkapnya.


Mantan Kepala Desa Pancuranmas Kabupaten Magelang itu mengutarakan, baru kali pertama ini anaknya yang berposisi sebagai striker dipanggil ke timnas senior. Kepercayaan ini pun diharapkan tidak disia-siakan oleh Bagus untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan yang terbaik untuk tim. Apalagi usianya masih muda, 17 tahun.


"Sebagai orangtua saya berharap Bagus menimba ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya, mumpung usia masih muda, sehingga ke depan prestasinya juga semakin meningkat" harapnya.


Pengalaman bermain di Piala AFF U-18 lalu, diharapkan bisa dijadikan pengalaman agar Bagus meningkatkan performa. 


"Saya berharap, Bagus bisa mendapat kesempatan bermain dengan baik dari pelatih dan mampu memberi hasil terbaik pula untuk tim, juga bangsa dan negara," pungkasnya. 

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar