Antisipasi Gangguan Keamanan Polres Magelang Gelar Simulasi Taktis

Dilihat 241 kali
Simulasi penanganan perusuh di Polres Magelang

BERITAMAGELANG.lD - Tidak terima motornya ditilang, seorang warga bersenjatakan parang mengamuk di Pos Penjagaan Polres Magelang. Warga tersebut mengibaskan senjata parang panjang dan mengejar petugas hingga ketengah halaman Mako Polres Magelang.


Sejumlah personil bersenjata laras panjang maupun pistol secara sigap menempatkan diri di posisi masing-masing. Demikian pula anggota Polwan yang bersiaga di gerbang masuk Polres setelah lonceng tanda bahaya dibunyikan. Tak beberapa lama pelaku berhasil dilumpuhkan,dan kemudian diamankan oleh petugas bersenjata lengkap.


Suasana tersebut merupakan dua jenis simulasi penanganan gangguan keamanan yang digelar jajaran Polres Magelang sesuai standar operasi (SOP). 


"Tadi kita gelar simulasi kegiatan antisipasi orang tidak dikenal atau orang gila mengamuk di Mako Polres. Dan juga sistem pengamanan Mako Polres Magelang dari ormas, massa atau kelompok tidak dikenal melanggar hukum di area sini," kata Kasat Sabhara Polres Magelang, AKP Bambang Sulistyo Kamis (27/8/2020).


Kegiatan simulasi tersebut menindak lanjuti instruksi Kapolres Magelang untuk memperketat keamanan mako paska kejadian sebelumya di sebuah Mako Brimop Polda ada orang tidak dikenal asal masuk dan mengamuk. Saat itu diberikan tembakan peringatan tidak digubris.


Kegiatan simulasi tersebut, lanjutnya sekligus menguji kesiapan petugas dan perlengkapan maupun peralatan Sat Sabhara Polres Magelang. Ditambahkan, jika simulasi digelar sesuai video dari atasan, dan sedikit modifikasi sesuai lokasi dan keadaan. Sehingga SOP ke depan jelas termasuk antisipasi terhadap serangan teroris.


Dalam simulasi itu juga dipraktekan penggunaan inovasi tongkat alat pelumpuh pelaku yang dibuat anggota Sat Shabara Polres Magelang. Tongkat pelumpuh itu berbahan besi panjang yang diujungnya berbentuk huruf U dengan berbagai ukuran yang berfungsi mencengkram dan menekan tanpa melukai.


"Tujuan utama selain meningkatkan keamanan adalah petugas mampu melumpuhkan orang yang masuk ke mako polres dan mengamuk. Istilahnya untuk mengehentikan kelakukan tindak pindana, atau terorisme," tegasnya.


Bambang berarap dengan simulasi itu anggota Polres Magelang hingga jajaran Polsek memahami SOP dan menggunakan sarana peralatan yang ada tersebut.


Sementara untuk meningkatkan kemananan, pihak Polres Magelang menambah personil penjagaan saat jam dinas maupun di luar jam dinas.

Editor Slamet Rohmadi

0 Komentar

Tambahkan Komentar