Agar Menyenangkan, Transisi PAUD - SD Dibagi Tiga Fase

Dilihat 417 kali

BERITAMAGELANG.ID - Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menerima Studi Komparasi dari Ibu PAUD Kabupaten Bantul, Emi Masruroh beserta rombongan di Pendopo Soepardi Setda Kabupaten Magelang, Rabu (23/8/2023). 


Ibu PAUD Kabupaten Bantul Emi Masruroh menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada Bunda PAUD Kabupaten Magelang yang sudah berkenan menerima rombongan dari Kabupaten Bantul.


"Kami berkunjung di Kabupaten Magelang bermaksud untuk belajar dan mencari informasi terkait program transisi PAUD SD yang menyenangkan di Kabupaten Magelang, dan ingin mengetahui seperti apa yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Magelang, Sehingga nantinya dapat kami tiru dan bisa di modifikasi oleh teman-teman serta bisa diterapkan di wilayah kami," ungkap, Emi Masruroh. 


Bunda PAUD Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin menyampaikan, terkait dengan program transisi PAUD SD yang menyenangkan dibagi menjadi 3 fase yaitu Fase Pretransisi, Transisi, dan kemudian manjadi Postransisi. 


"Dimana kita membentuk PAUD itu menjadi PAUD yang berkualitas sehingga program ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi dari semua pihak, teman-teman di lapangan, para pendidik PAUD, Bunda Paud Kecamatan maupun Desa," jelas Christanti.


Lebih lanjut, Christanti menyampaikan suksesnya program transisi PAUD SD yang menyenangkan, tentunya tidak lepas dari peran serta Bunda PAUD sebagai figur sentral yang akan sangat berdampak menjadi motivator bagi teman-teman pelaku di lapangan dalam pengembangan anak usia dini, dan menjadi fasilitator utama. 


"Kami berharap nantinya ketika anak-anak masuk SD, apa yang menjadi tujuan dari program transisi PAUD SD yang menyenangkan bisa berhasil dan anak-anak memiliki kesiapan baik secara mental maupun secara akademis untuk mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya di tingkat SD," kata, Christanti.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar