Muncul Kubah Lava Baru, Merapi Masih Aman Untuk Warga

Dilihat 668 kali
Munculnya kubah lava baru Gunung Merapi masih aman bagi warga yang berada di lereng.

BERITAMAGELANG.ID - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali signifikan dengan munculnya kubah lava baru. Namun, fenomena itu merupakan proses magmatis Merapi yang masih aman bagi masyarakat di sekitar lereng.

Ditemui Senin (20/08), Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Dusun Ngepos Desa Ngablak Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Purwoto mengatakan kubah lava baru itu hanya terdeteksi di satu titik, berbeda dengan karakter pembentukan sebelumnya. 

"Kubah lava itu masih satu lubang freatik dan magma. Modelnya tidak seperti dahulu yang langsung muncul di permukaan. Namun sekarang berada di dalam," jelasnya.

Material yang membentuk kubah lava itu diperkirakan muncul setelah terjadi gempa hembusan besar pada 11 Agustus 2018 sekitar pukul 08.00 WIB. Guna penelitian, sejumlah  petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kemudian melakukan pengecekan ke puncak Merapi pada Sabtu (18/08).

Hasil penelitian memastikan, lokasi kubah lava baru berada di tengah rekahan kubah lava paska erupsi 2010. Dimensi panjang mencapai 55 m, lebar 25 m dan tinggi 5 m. Lokasinya berada di tengah permukaan kubah lava sisa erupsi 2010. Meski demikian, belum terjadi perubahan (deformasi) pada tubuh Gunung Merapi.

"Kubah lava itu terbentuk dari magma cair yang terlontar keluar. Kemudian terkena udara, magma itu beku dan mengeras," lanjut Purwoto.  

Sementara kondisi suhu udara di sekitar puncak Merapi masih kisaran normal yakni 12 derajat celcius. Suhu kawah 12,3 derajat celcius. Sedangkan suhu di kubah lava baru terdeteksi 274,9 derajat celcius.  

Kubah lava baru itu, imbuhnya, menandai fase erupsi magmatis Gunung Merapi yang disertai serangkaian aktivitas vulkanik signifikan. 

"Volume kubah lava itu setiap hari bertambah. Terakhir mencapai 7.000 meter kubik masih stabil. Pada tahun 2010 kubah lava tingginya di atas puncak sekitar 6 - 7 meter," tambahnya.

Hingga saat ini Gunung Merapi masih di level waspada dengan radius bahaya tiga kilometer. Pemantauan terus dilakukan oleh petugas. Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti arahan dari petugas dan Pemerintah Daerah setempat. 


Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar