170 Ribu Lansia Jadi Target Vaksinasi Covid-19

Dilihat 1032 kali
Antrean vaksinasi covid-19 bagi lansia dan tokoh agama di Puskesmas Kota Mungkid, Selasa (2/3/2021)

BERITAMAGELANG.ID - Vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia) di Kabupaten Magelang, mulai dilakukan. Namun, karena keterbatasan jumlah vaksin, pada tahap kedua bagi kelompok lansia baru dialokasikan untuk 133 sasaran. Mereka berasal dari tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan (nakes) diatas usia 60 tahun.


“Vaksinasi untuk kelompok lansia di Kabupaten Magelang, sudah dimulai minggu kemarin. Namun hanya untuk 133 sasaran. Ini karena menyesuaikan jumlah vaksin yang saat ini tersedia. Mereka divaksinasi di beberapa fasilitas kesehatan (faskes) terdekat dari tempat tinggalnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indrastuti, Selasa (2/3/2021).


Lebih lanjut disampaikan Retno, jika vaksin sudah datang semua, ada 170 ribu lansia di Kabupaten Magelang yang akan divaksinasi. Hal ini sesuai data yang didapatkan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat. 


“Namun apakah semua itu akan divaksin, tentu melihat situasi dan kondisi di lapangan. Salah satunya hasil skrining di meja 2," jelasnya.


Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang dimulai 22 Februari 2021 kemarin, diperuntukkan bagi pekerja publik, termasuk atlet, wartawan, pelaku wisata dan lansia di atas umur 60 tahun. 


"Di Kabupaten Magelang, pada tahap kedua ini ditargetkan ada 42 ribu sasaran yang akan divaksinasi. Namun karena distribusi vaksin datang bertahap, target sasaran vaksin tahap kedua ini juga dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, diprioritaskan pada aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri dan pekerja media (wartawan) serta perwakilan kelompok lansia," ungkapnya.


Data pasien terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Magelang bertambah 32 orang. Terbanyak berasal dari Kecamatan Bandongan 9 orang dan masing-masing 7 orang dari Tempuran serta Secang.


Selain itu juga dua orang dari Kajoran dan satu orang tersebar di tujuh kecamatan. Meliputi Salaman, Windusari, Salam, Tegalrejo, Ngluwar, Kaliangkrik dan Pakis. 


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengingatkan, virus corona masih ada. Terbukti, setiap hari masih ada penambahan kasus baru. 


“Jadi masyarakat harus tetap mengetatkan protokol kesehatan dimanapun berada. Program Jogo Tonggo juga harus digiatkan kembali. PPKM Mikro juga demikian. Pokoknya jangan terlena. Semua harus tetap waspada dan terus melakukan upaya antisipasi, minimal dengan melakukan 3 M,” pesannya.


Selain itu ada enam pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Pakis 3 orang dan satu orang di Salam, Dukun dan Bandongan. Hari ini juga ada dua orang meninggal. Berasal dari Kecamatan Salaman dan Windusari. 


“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 8.610 orang. Rinciannya, 250 dalam penyembuhan, 8.118 sembuh dan 242 meninggal," lanjutnya.


Sementara pasien suspek, ada tambahan 5 orang. Namun ada seorang yang dinyatakan sembuh, berasal dari Mungkid. Selain itu juga ada dua alih status menjadi terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya berasal dari Kecamatan Pakis dan Kajoran. 


"Dengan demikian, jumlah kumulatifnya menjadi 1.699 orang. Terdiri dari 41 dirawat, 1.412 sembuh, 52 isolasi mandiri dan 194 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri," pungkasnya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar