10 Pasien Dalam Pengawasan Membaik dan Boleh Pulang

Dilihat 448 kali
Foto ilustrasi freepik.com
BERITAMAGELANG.ID - Perkembangan jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2020) tidak mengalami perubahan (zero). Baik pasien positif baru maupun meninggal. Jumlah pasien positif hingga saat ini masih 17 orang. Pasien positif yang meninggal ada empat dan yang sembuh sudah 122 orang.

Meski demikian, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini ada penambahan satu dari Kecamatan Secang. Tapi, ada 10 PDP yang hari ini dinyatakan sembuh dan boleh pulang. 

"Mereka berasal dari Kecamatan Borobudur, Mungkid, Muntilan dan Sawangan yang masing-masing ada dua orang. Selain itu juga ada dari Kecamatan Kajoran dan Secang yang masing-masing ada satu pasien," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Jumlah PDP yang dirawat hingga saat ini, tinggal 14 orang. Sedangkan yang meninggal ada 33 orang dan yang sudah dinyatakan sembuh, ada 216. Sehingga jumlah PDP kumulatif hingga saat ini ada 263 orang. 

"Kita berharap semakin hari akan semakin banyak pasien positif maupun PDP yang sembuh, sehingga pandemi ini akan segera selesai," harap Nanda.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), hari ini berkurang dua menjadi 27 orang, setelah ada empat orang yang lolos pantau. Namun demikian, hari ini ada dua ODP baru. Sehingga jumlahnya turun dari 29 menjadi 27 orang. 

Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan virus corona masih ada. Terkait hal itu, pihaknya minta kepada masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Yakni menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama di lingkungan masing-masing. Baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah. 

"Selain itu juga, wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal 1 hingga 2 meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, olahraga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh," pesannya.

Editor Fany Rachma

0 Komentar

Tambahkan Komentar